Relawan AS Ditembak Mati Israel, Ini Reaksi Gedung Putih
JAKARTA, REQnews - Aysenur Eygi, seorang relawan asal Amerika Serikat (AS) ditembak mati pasukan Israel di Tepi Barat, Palestina, pekan lalu.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim sangat mungkin Eygi terkena tembakan secara tidak langsung dan tidak sengaja. Hasil penyelidikan awal, IDF menegaskan tembakan tidak menyasar aktivitis AS namun menyasar penghasut dalam insiden di Persimpangan Beita pada 6 September lalu.
Warga Palestina juga membakar ban dan melemparkan batu ke pasukan keamanan Israel. Hal ini disebut sebagai ‘kerusuhan berdarah.’
Insiden yang mengakibatkan tewasnya Eygi membuat Gedung Putih murka. Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengatakan pembunuhan itu tak beralasan.
"Tak seorang pun, tak seorang pun boleh ditembak dan dibunuh karena menghadiri protes. Tak seorang pun harus mempertaruhkan nyawa hanya karena menyampaikan pandangan mereka," kata Blinken saat konferensi pers di Inggris pada Selasa 10 September 2024.
Diketahui jika selama operasi, tentara Israel menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti fasilitas kesehatan, kamp pengungsian, hingga tempat ibadah.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
