Waltie-Talkie Hizbullah Meledak Bersamaan, 20 Tewas, 450 Luka-luka, Perusahaan Jepang Gelar Investigasi
Tokyo, REQNews.com -- ICOM, produsen walkie-talkie asal Jepang, Kamis 19 September mengatakan sedang melakukan penyelidikan sehubungan ledakan beruntun walkie-talkie Hizbullah yang berlogo perusahaannya di Lebanon .
"Kami masih mengumpulkan fakta-fakta seputar masalah ini," demikian keterangan resmi ICOM. Kami akan merilis informasi terbaru di situs kami."
Walkie-talkie yang digunakan Hizbullah, Rabu 18 September, meledak bersamaan di Lebanon selatan. Di satu keping walkie-talkie yang rusak terdapat tulisan ICOM dan tulisan buatan Jepang.
Satu sumber yang dekat dengan Hizbullah mengatakan satu walkie-talkie meledak di markas besar kelompok bersenjata itu. Pemerintah Lebanon mengatakan ledakan serupa juga terjadi di Lebanon timur.
Sebelumnya, Lebanon diguncang ledakan ribuan pager -- alat komunikasi yang digunakan Hizbullah -- menewaskan 13 orang dan melukai 2.800 orang.
Tidak ada komentar dari Israel, tapi Menhan Israel Yoav Gallant memuji kerja badan keamanan nasional dan militer Israel dengan mengatakan; "Hasil yang mengesankan."
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.