REQNews.com

Soal Rencana Pembebasan Pilot Susi Air, Polisi Masih Pelajari Proposal KKB

News

Kamis, 19 September 2024 - 11:01

Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB di Papua.Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB di Papua.

PAPUA, REQnews - Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 buka suara menanggapi pernyataan Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Egianus Kogoya soal pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens. 

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Bayu Suseno menyebut bahwa pihaknya masih mempelajari isi proposal yang dikeluarkan oleh Egianus Kogoya. 

“Pentingnya kami memastikan bahwa proposal ini benar-benar upaya serius untuk membebaskan pilot, mengingat KKB sebelumnya kerap membuat propaganda serupa yang tidak terealisasi," kata Bayu dalam keterangannya pada Kamis 19 September 2024. 

Selain itu, Bayu menyebut jika pihaknya akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, setelah memastikan keabsahan proposal ini. 

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar pembebasan Pilot Susi Air itu dapat berlangsung dengan baik dan aman. 

Ia pun meminta dukungan serta doa dari masyarakat agar rencana pembebasan ini berjalan lancar tanpa adanya pengingkaran lagi dari pihak KKB. 

"Kami mhn dukungan doa dari masyarakat agar upaya pembebasan pilot ini dapat terselenggara dengab baik, tanpa ada yg mengingkari atau berbuat curang," ujarnya. 

Sebelumnya, beredar luas di media sosial, pernyataan Egianus Kogoya terkait dengan rencana pembebasan pilot Susi Air yang telah disandera selama lebih dari satu tahun itu. 

Dalam pernyataan tersebut, KKB pun mengeluarkan sebuah proposal terkait dengan rencana pembebasan Pilot Philip Mark Mehrtens. 

Proposal tersebut diterbitkan pada Selasa 17 September 2024 dan menunjuk fasilitator untuk mediasi pembebasan Philip Mark Mehrtens. 

Menurut juru bicara KKB, Sebby Sambon, proposal ini untuk merespons tuntutan yang selama ini disuarakan oleh berbagai pihak.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.