REQNews.com

Tak Beradab, Warga Israel Gelar Konser Tarian dan Nyanyian di Masjid Ibrahimi

News

Wednesday, 25 September 2024 - 17:31

Warga Israel Gelar Konser di Masjid Ibrahimi. (Foto:Tangkapan layar X @PalinfoAr)Warga Israel Gelar Konser di Masjid Ibrahimi. (Foto:Tangkapan layar X @PalinfoAr)

HEBRON, REQNews - Ratusan pemukim Yahudi, Israel menodai Masjid Ibrahimi pada malam hari, Mereka menggelar konser meriah yang dimeriahkan dengan nyanyian dan tarian.

Beratnya eskalasi pelanggaran Israel di Masjid Ibrahimi di pusat Hebron, Tepi Barat tersebut diungkapkan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina.

Kementerian menekankan perlunya tindakan internasional untuk mengakhiri pelanggaran Israel di masjid tersebut dan memungkinkan Palestina memulihkan keberadaan dan otoritas mereka atas tempat suci Islam tersebut.

Malam hari, para pemukim mengadakan konser di Masjid Ibrahimi di Hebron. Hal ini pula, yang mungkin terjadi pada Masjid Al-Aqsa jika provokasi berulang yang dilakukan Menteri Sayap Kanan Israel Itamar Ben Gvir dan para pemukimnya terus berlanjut tanpa henti.

Kementerian Wakaf Palestina mengatakan pada hari Senin, otoritas Israel mencegah delegasi diplomatik asing memasuki Masjid Ibrahimi di Hebron untuk menghalangi mereka mengetahui tentang kejahatan Yudaisasi dan pencurian yang terjadi di sana.

Israel juga melarang Adzan subuh di Masjid Ibrahimi Hebron Tepi Barat, Larangan Berlangsung Selama 8 Hari Berturut-turut

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengatakan pada hari Selasa bahwa otoritas pendudukan Israel di Hebron telah melarang, untuk hari kedelapan berturut-turut, adzan subuh di Masjid Ibrahimi, Pusat Informasi Palestina telah melaporkan.

Kementerian tersebut mengecam tentara Israel karena terus melarang adzan di masjid, dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai “perkembangan berbahaya yang bertujuan untuk menekan pelaksanaan ibadah Islam di masjid sebagai langkah awal untuk melarangnya sepenuhnya di masa mendatang.”

Pasukan pendudukan Israel juga mencegah diplomat yang diakreditasi oleh Negara Palestina memasuki area Masjid Ibrahimi di Hebron yang diduduki,  WAFA  melaporkan.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat mengatakan bahwa para diplomat sedang melakukan tur lapangan di Provinsi Hebron dan Kota Tua.

Dikatakannya, Israel mencegah para diplomat memasuki masjid tersebut dalam upaya mencegah mereka melihat kejahatan Yudaisasi dan pencurian serta perubahan yang dilakukan pendudukan terhadap fitur-fitur masjid.

Kementerian tersebut menunjukkan bahwa dalam kerja sama dan koordinasi dengan Kegubernuran Hebron, pihaknya menyelenggarakan kunjungan lapangan bagi para diplomat yang diakreditasi oleh Negara Palestina, yang diikuti oleh 30 duta besar, kepala misi dan organisasi internasional, untuk memberi tahu mereka tentang realitas kegubernuran tersebut dan Kota Tua, yang terus-menerus menjadi sasaran pelanggaran oleh pasukan pendudukan dan milisi pemukim ilegal.

Sementara itu, Mahkamah Internasional memutuskan pada bulan Juli bahwa pendudukan Israel adalah ilegal dan Majelis Umum PBB memberikan suara mayoritas awal bulan ini untuk menuntut agar Israel mengakhiri pendudukannya dalam waktu dua belas bulan.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.