Data BKN Dibobol, Polri Ingatkan Admin Pentingnya Jaga Keamanan Username dan Password Akun!
JAKARTA, REQnews - Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji mengimbau pentingnya menjaga keamanan username dan password, terutama bagi para admin.
Jenderal bintang satu Polri itu mengatakan bahwa kelalaian dalam pengelolaan akun dapat menjadi celah terjadinya kejahatan siber.
"Pengguna username pada admin harus dipastikan aman. Dalam konteks keamanan siber, kita berbicara mengenai peralatan, tata kelola, dan penggunanya. Ketiga aspek ini harus berjalan secara paralel," kata Himawan dikutip pada Rabu 25 September 2024.
Menurutnya, admin memiliki peran yang penting dalam menjaga kerahasiaan username dan password. Hal itu dikatakan, menyusul ditangkapnya seorang guru honorer di Banyuwangi yang meretas dan menjual data milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di forum dark web.
"Username dan password tidak boleh disampaikan kepada siapa pun, dan perangkat yang digunakan harus dikhususkan untuk kepentingan resmi, bukan pribadi," kata dia.
Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan forensik terkait kasus akses ilegal dan penjualan data milik BKN.
Dalam kasus tersebut, polisi telah menangkap BAG (25) seorang guru honorer Sekolah Dasar (SD) di Banyuwangi, Jawa Timur.
Jenderal bintang satu Polri itu mengatakan jika BAG telah melakukan pengambilalihan kredensial username untuk dijual.
Bareskrim pun saat ini masih melakukan verifikasi jenis data yang berhasil dicuri dengan perkiraan jumlah sekitar 6,3 GB.
Namun, BAG disebut telah merup keuntungan dari hasil penjualan data sebesar 8.000 dollar AS atau setara dengan Rp 121 juta.
"Kami masih berkoordinasi dengan BKN dan BSSN untuk memitigasi dampak pasca-insiden ini," katanya.
Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal-pasal terkait Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.