Ini yang Dikatakan Lebanon Perihal Ledakan Baterai Pager, Ada Kaitan dengan Israel
JAKARTA, REQnews - Serangan yang menargetkan Hizbullah yaitu dengan menyembunyikan bahan peledak di dalam baterai pager yang dibawa masuk ke Lebanon diklaim oleh dua pejabat Lebanon sebagai ulah dari Israel.
Melalui CNN, salah satu sumber menegaskan jika cara penyembunyian bahan peledak di dalam baterai pager sangat canggih sehingga tidak dapat dideteksi.
Meski demikian tidak dijelaskan secara lengkap terkait apa yang harus dilakukan sebelum perangkat masuk ke negara tersebut.
Sementara itu sumber keamanan berpangkat tinggi kedua mengungkapkan jika dirinya telah memeriksa salah satu pager yang disusupi dan menyaksikan ledakan yang terkendali.
Ia juga mengemukakan kepada media CNN bahwa bahan peledak tersebut 'dicampur' di dalam baterai lithium pager dan hampir tidak terdeteksi. Dia menambahkan bahwa dirinya belum pernah menyaksikan hal seperti itu.
Sebagai informasi, ledakan-ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 37 orang termasuk beberapa anak-anak dan melukai hampir 3.000 orang. Otoritas kesehatan Lebanon, mayoritas korban merupakan warga sipil.
Adapun serangan ini disebut membuat Hizbullah terkejut karena mereka telah memilih teknologi analog setelah memilih untuk tidak menggunakan ponsel guna menghindari infiltrasi Israel.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.