Danpom Selidiki Dugaan Penganiayaan Seorang Petambak oleh Oknum Lantamal XIII Tarakan
TARAKAN, REQnews - Polisi Militer Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan, Kalimantan Utara mengusut dugaan penganiayaan terhadap seorang petambak yang diduga dilakukan oleh oknum TNI AL.
"Sementara kami masih dalami. Masih rangkaian penyelidikan, mencari bukti dan saksi," kata Danpomal Lantamal XIII Letkol Laut (PM) Almuhaimin Sobah saat dikonfirmasi wartawan pada Senin 30 September 2024.
Diketahui, sebelumnya seorang petani tambak menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang di lokasi pertambakan Pulau Kepiting, Bunyu pada Minggu 29 September 2024.
Saat itu korban, Hasrudin, digeledah dan ditodong senjata api. Hasrudin juga sempat menerima pukulan di bagian wajah sebanyak enam kali.
Hasrudin pun mengaku sempat mengenali salah satu wajah mereka yang diduga oknum petugas dari Lantamal XIII Tarakan. Namun, Hasrudin tidak mengetahui alasan dirinya didatangi dan diinterogasi hingga terjadi penganiayaan.
"Saya sempat tanyakan, bapak dari satuan mana? maksud dan tujuannya apa menggeledah dan memeriksa hp saya, adakah bapak surat perintahnya untuk melakukan pemeriksaan seperti ini," kata Hasrudin.
"Setelah itu saya dipukul 6 kali di bagian muka, di punggung saya ditodongjan senjata api, akhirnya saya diam dan ikuti saja apa yang diarahkan mereka," katanya.
Hasrudin pun hanya memperkirakan jumlah orang yang datang ke lokasi tambaknya tersebut. Karena kejadian berlangsung saat malam hari dan sekelompok orang tersebut datang menggunakan speedboat biasa dengan mesin 40 PK.
"Pondok saya digeledah, mereka katanya mencari sesuatu. Karena tidak dapat, akhirnya HP saya dikembalikan, kemudian mereka pergi dari lokasi tambak," kata Hasrudin.
Usai peristiwa tersebut, Hasrudin resmi membuat laporan dugaan penganiayaan ke POMAL Lantamal XIII Tarakan. Ia berharap peristiwa yang dilaporkan dapat diusut tuntas.
"Saya berharap apa yang saya laporkan ini segera dilakukan tindaklanjut. Semoga saya juga mendapatkan perlindungan," ujarnya.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.