REQNews.com

Gunakan AI untuk Moderasi, TikTok Berhentikan Ratusan Karyawan di Seluruh Dunia

News

Friday, 11 October 2024 - 23:12

Foto: South China Morning PostFoto: South China Morning Post

Kuala Lumpur, REQNews.com -- TikTok, Jumat 11 Oktober, mengumumkan memberhentikan ratusan karyawan di seluruh dunia sebagai dampak penggunaan kecerdasan buatan untuk moderasi konten.

Di Malaysia, menurut dua sumber, TikTok memberhentikan 700 karyawan yang berhubungan dengan moderasi konten. Namun ByteDance, perusahaan Cina pemilik TikTok, mengklarifikasi bawah jumlah karyawan di Malaysia yang di-PHK kurang dari 500 orang.

Karyawan, sebagian besar teribat dalam operasi moderasi konten, diberitahu tentang pemecatan lewat email pada Rabu lalu. TikTok membenarkan pemecatan itu, dengan menyebutnya sebagai bagian rencana meningkatkan operasi moderasi.

Selama ini, TikTok menggunakan campuran deteksi otomatis dan moderator manusia untuk meninjau konten yang diposting. Jika dilihat dari jumlah karyawan TiTok di ribu 200 kota di seluruh dunia yang mencapai 110 , jumlah terkena PHK kecil saja.

Namun, PHK lebih besar akan terjadi bulan depan karena ByteDance ingin mengonsolidasikan beberapa operasi regionalnya. "Kami membuat perubahan ini sebagai bagian upaya berkelanjutan untuk memperkuat model operasi global moderasi konten," kata juru bicara TikTok dalam pernyataan resminya.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.