REQNews.com

Serang Barak Militer, Drone Hizbullah Tewaskan dan Lukai Puluhan Tentara Israel

News

Monday, 14 October 2024 - 12:31

Ilustrasi Serangan Drone (Foto:Istimewa)Ilustrasi Serangan Drone (Foto:Istimewa)

BEIRUT, REQNews - Hizbullah melancarkan serangan mematikan ke pangkalan militer Israel di Haifa, Minggu 13 Oktober 2024. Akibat serangan tersebut, sedikitnya empat tentara Zionis tewas dan tujuh lainnya dalam kondisi kritis.

Serangan drone Hizbullah itu juga melukai sedikitnya 61 orang lainnya, namun tak dirinci berapa dari mereka yang warga sipil dan militer.

Hizbullah langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Drone Hizbullah kali ini gagal dicegah  sistem pertahanan udara Israel yang dikenal canggih.

“Dalam operasi yang kualitatif dan kompleks, pasukan rudal meluncurkan puluhan proyeltil ke berbagai target dengan tujuan mengalihkan sistem pertahanan udara Israel,” bunyi pernyataan Hizbullah, dikutip dari Al Jazeera, Senin 14 Oktober 2024.

Hizbullah melanjutkan, di saat bersamaan, unit angkatan udara meluncurkan beberapa drone ke berbagai target di Acre dan Haifa, Israel. Drone tersebut mampu menembus radar pertahanan udara Israel tanpa terdeteksi kemudian menghantam targetnya yakni kamp pelatihan pasukan elite Brigade Golani di Binyamina.

Drone menghantam barak-barak tempat puluhan tentara yang sedang bersiap untuk melancarkan serangan ke Lebanon, termasuk perwira senior.

Serangan itu menyebabkan puluhan tentara Israel tewas dan terluka.

Hizbullah juga menyatakan, serangan drone mematikan terhadap wilayah Haifa tersebut akan berlanjut jika pasukan Zionis terus melancarkan serangannya ke Lebanon.

"(Apa yang Israel) Saksikan hari ini di Haifa selatan adalah sebagian kecil dari apa yang akan terjadi jika mereka memutuskan untuk melanjutkan agresinya terhadap rakyat kami yang mulia dan terkasih,"demikian isi pernyataan Hizbullah.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.