REQNews.com

Junta Militer Myanmar Jatuhkan Bom Saat Festival Buddha Thadingyut di Negara Bagian Shan

News

Friday, 18 October 2024 - 23:00

Foto: IrrawaddyFoto: Irrawaddy

Nawnghkio, REQNews.com -- Junta militer Myanmar, Kamis 17 Oktober malam, menjatuhkan tujuh bom ke kota Nawnghkio di negara bagian Shan Utara saat Festival Buddha Thadingyut. Jumlah korban belum diketahui.

Mengutip kesaksian penduduk, situs Irrawddy memberitakan serangan menargetkan pos pemeriksan di pintu masuk kota dan gedung pemerintahan. Nawnghkio saat ini dikuasai Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA).

Ledakan bom memaksa penduduk yang sedang merayakan Thadingyut berhamburan ke luar rumah mencari tempar perlindungan. Sejauh ini belum ada laporan korban tewas dan luka-luka. TNLA juga belum mengeluarkan pengumuman resmi.

Thadingyut adalah festival yang menandai akhir masa prapaskah Buddha, atau ketika Sang Buddha diyakini turun dari surga saat bulan purnma.

Umat Buddha menerangi rumah dan jalan dengan lilin dan lampu minyak, melepas lentera api, dan menyalakan kembang api. Namun, perayaan itu berubah menjadi kepanikan karena junta militer menebar kematian.

Beberapa bangunan hancur dalam serangan udara itu. Kebakaran terjadi di beberapa lokasi.

TNLA, anggota Aliansi Persaudaraan dengan Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar dan Tentara Arakan, tidak dapat dihubungi.

Juli lalu, TNLA -- bersama Tentara Pertahanan Rakyat Mandalay -- merebut kota itu setelah pertempuran berhari-hari melawan pasukan yang setia kepada junta militer.

TNLA saat ini masih bertempur melawan Tatmadaw, julukan untuk pasukan yang setia kepada junta militer, di Desa Taunghkam -- pintu gerbang negara bagian Shan utara dan selatan.

Minggu 13 Oktober, TNL mengambil alih Kotapraja Hsipaw di negara bagian Shan utara, setelah mengalahkan batalion terakhir Tatmadaw. Sejauh ini, Aliansi Persaudaraan merebut sebagian besar negara bagian Shan utara, dengan menguasai 25 kotapraja, termasuk ibu kota Lashio dan rute perdagangan dengan Tiongkok.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.