REQNews.com

Demi Keamanan, Hamas akan Sembunyikan Identitas Pemimpin Barunya

News

Monday, 21 October 2024 - 15:31

Pemimpin Hamas Yahya Sinwar (Foto:Istimewa)Pemimpin Hamas Yahya Sinwar (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews  - Sumber di gerakan Hamas mengatakan ada diskusi tentang menyembunyikan identitas kepala biro politik barunya setelah Israel membunuh Kepala Biro Politiknya, Yahya Sinwar, di Rafah, Jalur Gaza selatan pada Rabu 16 Oktober 2024.

Keputusan untuk menyembunyikan nama pemimpin baru tersebut karena meningkatnya risiko keamanan.

“Pimpinan kemungkinan besar merahasiakan identitas tersebut demi alasan keamanan,” kata salah satu sumber, seperti diberitakan ANHA, pada Senin 21 Oktober 2024.

Langkah ini juga bertujuan untuk memberi panglima baru lebih banyak kebebasan dalam beroperasi dan menghindari upaya pembunuhan Israel, yang telah menargetkan banyak pemimpin Hamas.

Kerahasiaan juga diharapkan membantu menjaga ketertiban internal dan melindungi struktur kelompok.

Hamas ingin membuat Israel tetap tidak yakin tentang siapa yang akan membuat keputusan jika perundingan mengenai gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Jalur Gaza dilanjutkan.

Yahya Sinwar ditunjuk sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Agustus 2024 untuk menggantikan Ismail Haniyeh yang diduga dibunuh Israel dalam ledakan di Teheran, Iran pada 31 Juli 2024.

Ia dibunuh di sebuah rumah di lingkungan Tal Al-Sultan, sebelah barat kota Rafah, di selatan Gaza pada Rabu 16 Oktober 2024.

Sebelumnya, Yahya Sinwar bentrok dengan tentara Israel yang menembakkan peluru artileri, melemparkan dua granat, dan mengirim drone.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.