REQNews.com

Seorang Warga Jadi Korban Penembakan OTK di Puncak Jaya, Polisi Kejar Pelaku!

News

Tuesday, 22 October 2024 - 15:32

Ilustrasi Penembakan (Foto: Istimewa)Ilustrasi Penembakan (Foto: Istimewa)

PAPUA, REQnews – Polres Puncak Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait kasus penembakan terhadap seorang warga sipil oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin 21 Oktober 2024 kemarin. 

Ia menyebut bahwa Polres Puncak Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui terjadinya penembakan tersebut. 

"Untuk mengidentifikasi pelaku dan motif kekerasan menggunakan senjata api yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Ignatius dalam keterangannya pada Selasa 22 Oktober 2024. 

Ignatius mengatakan bahwa saat itu, pada pukul 18.50 WIT, keponakan korban yang bernama Noval (17) datang melapor ke Mako Polres Puncak Jaya. 

"Bahwa telah terjadi penembakan terhadap masyarakat sipil oleh OTK didalam Kios kompleks Kuburan 7, Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme Kabupaten Puncak Jaya,” katanya. 

Terpisah, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara mengatakan bahwa saat sebelum kejadian tersebut, ada dua orang berdiri di depan Kios dengan gerak-gerik yang mencurigakan. 

Selanjutnya, Kuswara menyebut bahwa memudian saksi menyuruh korban untuk menutup kios, tetapi tidak dihiraukan oleh korban. 

"Pada saat saksi sedang menunduk untuk mengambil uang di dalam karton untuk dihitung, tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api sebanyak tiga kali," kata Kuswara. 

"Yang mana saat itu langsung mengenai korban Jamaluddin Alias Dg Eppe dan korban langsung terkapar di samping kursi dengan wajah yang sudah berlumuran darah," lanjutnya. 

Ia menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, anak korban mengirimkan pesan suara Via Whatsap ke group keluarga, yang mana berisi tangisan anak korban dan teriakan "bapak bapak" sedangkan istri korban berlari ke luar kios untuk meminta pertolongan. 

“Berselang beberapa menit kemudian, datang adik Korban Muhammad Arief dari rumahnya menuju rumah korban (TKP), dan keponakan korban disuruh oleh keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian,” kata dia. 

Ia menambahkan bahwa situasi keamanan di Kota Mulia Kabupaten Puncak Jaya pasca kejadian penembakan masih aman terkendali. 

Polres Puncak Jaya meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mengantisipasi tidak terjadi gangguan keamanan yang sama oleh OTK. 

“kepada masyarakat di sekitar Kota Mulia, agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang meresahkan yang dapat mengganggu situasi keamanan,” tambahnya. 

Kuswara juga menghimbau kepada masyarakat, ketika melihat adanya orang-orang yang mencurigakan agar segera menginformasikan ke pihak kepolisian. 

"Sehingga anggota Polres dapat melakukan tindakan segera untuk memcegah terjadinya kekerasan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban masyarakat," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.