Jet Tempur Israel Serang Kompleks Tenda Wartawan, Tiga Tewas
Beirut, REQNews.com -- Jet tempur Israel, Jumat 25 Oktober, menyerang kompleks tenda wartawan. Tiga orang tewas.
Al Mayadeen mengatkan dua staf-nya; operator kamera Chassan Najar dan teknisi siaran Mohammed Rida, tewas dalam serangan itu. Al Manar, jaringan televisi kelompok Hizbullah, mengatakan operator kamera Wissam Qassim juga tewas dalam serangan di wilayah Hasbaya itu.
Al Jadeed, stasiun berita lokal, menayangkan rekaman dari lokasi pemboman. Bangunan runtuh dan mobil-mobil bertanda PRESS tertutup debu dan puing. Tentara Israel tidak mengeluarkan peringatan sebelum serangan itu.
Ali Shoeib, koresponden Al Manar di Lebanon selatan, merekam dirinya dengan ponsel dan melaporkan rekan kerja yang tewas. Ia mengatakan Israel tahu area yang diserang menampung jurnalis dari berbagai negara dan organisasi.
Seperti di Gaza, Israel menjadikan wartawan sebagai sasaran harus dienyahkan.
Selama ini wilayah Hasbaya terhindar dari banyak kekerasan di sepanjang perbatasan, yang membuat wartawan memilih tinggal di sana. Kini, semua wartawan pindah ke dekar Marjayoun, kendati wilayah itu mendapat serangan sporadis.
Awal Oktober lalu, beberapa jurnalis tewas dalam baku tembak di sepajang perbatasan Lebanon-Israel. Jet tempur Israel juga menyasar gedung Al Mayadeen di pinggiran Beirut.
Israel menyerang, dan berusaha membunuh semua jurnalis kecuali yang berasal dari negaranya. Cara ini dimaksudkan agar hanya ada saluran informasi perang. Israel berusaha memonopoli kebenaran sebagai bagian perang genosida di Gaza dan ekspansi wilayah di Lebanon.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.