REQNews.com

100 Ribu Tentara Ukraina Membelot atau Kabur Selama Konflik dengan Rusia

News

Wednesday, 30 October 2024 - 10:44

Foto: Al JazeeraFoto: Al Jazeera

Kiev, REQNews.om -- Lebih 100 ribu tentara Ukraina membelot atau melarikan diri dari kesatuan selama konflik dengan Rusia, legislator Ukraina Anna Skorokhod mengungkapkan.

Berbicara kepada TV Novyny LIVE, Skorokhod mengatakan salah urus yang merajalela dan keputusan yang buruh para pejabat berkontribusi terhadap rendahnya moral pasukan di medan tempur.

"Saya tidak akan memberi tahu Anda jumlah sebenarnya orang-orang yang membelot atau kabur, tetapi jumlahnya lebih 100 ribu," kata Skorokhod.

Pernyataan Skorokhod muncul setelah rekannya di parlemen Ukraina mengaakan meningkatnya kerugian dan kekurangan pasukan mendorong rencana merekrut 160 ribu tentara tambahan.

Skorokhod mengatakan telah menerima banyak keluhan tentara dan keluarga mereka tentang perlakuan petinggi militer. "Ada yang bertanya mengapa saya yang pekerja bengkel sebulan lalu harus duduk di parit pertempuran, sedangkan perwira senior berada jauh dari garis depan," kata Skorokhod.

Pertanyaan lain, masih menurut Skorokhod, mengapa hanya 10 sampai 15 persen personel militer reguler yang berpartisipasi dalam pertempuran, dan lainnya orang rekrutan baru.

Perkiraan kssar pembelot yang disuarakan Skorokhod selaras dengan angka yang diberikan pengacara militer Roman Lykhachev. Menurut Lykhachev, lebih 100 ribu prajurit Ukraina meninggalkan posisi mereka secara tidak sah.

Dalam beberapa kasus, 20 sampai 30 prajurit membelot bersamaan. Lykachev mengatakan militer Ukraina tahu jumlah pasti tentara yang membelot atau kabur.

Informasi pembelotan menjadi benar jika dikominasikan dengan kabar sejumlah perwira Ukraina mengeluhkan pasukannya kehilangan semangat tempur akibat kurangnya rotasi dan istirahat.

Vide perwira wajib militer yang menyergap pria usia militer di tempat umum, dan menggunakan kekerasan untuk menahan mereka, juga memicu kemarahan di media sosial.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.