REQNews.com

7 Orang Tewas Terkena Roket yang Ditembakan Hizbullah ke Israel

News

Friday, 01 November 2024 - 15:02

Ilustrasi Penembakan RoketIlustrasi Penembakan Roket

TEL AVIV, REQNews – Tujuh orang tewas saat 25 roket yang ditembakan milisi Hizbullah mendarat di Israel utara pada Kamis 31 Oktober 2024.

Layanan medis Israel menyatakan, jumlah korban tewas akibat serangan roket ini adalah yang terbanyak sejak invasi militer pasukan zionis ke Lebanon selatan.

Menurut Magen David Adom dari medis darurat Israel, petugasnya mengonfirmasi kematian seorang pria berusia 30 tahun dan wanita berusia 60 tahun di pinggiran Kota Haifa. Mereka juga merawat dua orang lainnya yang menderita luka ringan dan dirawat di rumah sakit.

Militer Israel mengatakan bahwa sekitar 25 roket melintas ke Israel dari Lebanon yang menghantam kebun zaitun tempat orang-orang berkumpul untuk panen.

Serangan mematikan itu terjadi hanya beberapa jam setelah pejabat di Metula, di Israel utara, mengatakan bahwa lima orang tewas, termasuk empat pekerja asing.

Serangan beruntun tersebut menjadikan hari Kamis kemarin sebagai salah satu hari paling mematikan bagi warga sipil di Israel sejak militernya menginvasi Lebanon selatan pada 1 Oktober. Israel menyerang Lebanon selatan untuk menghancurkan kekuatan milisi Hizbullah.

Serangan itu terjadi saat diplomat senior AS berada di wilayah tersebut untuk mendorong gencatan senjata di Lebanon dan Gaza, dengan harapan dapat meredakan perang di Timur Tengah pada bulan-bulan terakhir pemerintahan Biden.

Kelompok Hizbullah telah menembakkan roket, pesawat nirawak, dan rudal ke Israel yang memicu serangan balasan, sejak perang Gaza pada 7 Oktober 2023. Hizbullah dan Hamas adalah sekutu yang didukung oleh Iran.

Konflik di sepanjang perbatasan meningkat menjadi perang besar-besaran bulan lalu, ketika Israel melancarkan gelombang serangan udara besar di Lebanon dan menewaskan pemimpin tertinggi Hizbullah, Hassan Nasrallah beserta sebagian besar deputinya. Pasukan darat Israel masuk ke Lebanon pada awal Oktober.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.