Iran Berencana Serang Israel Sebelum 5 November
Tehran, REQNews.com -- Iran ditengarai berencana menyerang Israel, sebagai balasan atas serangan negera Yahudi itu, dalam beberapa hari ke depan, atau sebelum pemilihan presiden AS 5 November.
Mengutip sejumlah sumber intelejen, CNN memberitakan serangan Iran kali ini kemungkinan lebih menyakitkan dan definitif. Namun CNN tidak menyebut sumber intelejen dari negara mana informasi itu berasal.
Iran menyerang Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan orang nomor satu Hizbullah Sheikh Hassan Nasrallah. Israel membalas serangan itu pekan lalu, dengan menembakan sejumlah rudal dari ruang udara Irak yang dikontrol AS.
Panglima tertinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Hossein Salami berjanji serangan ke Israel kali ini tak akan terbayangkan lawan. Wakil komandan IRGC Ali Fadavi mengatakan tanggapan Iran kali ini tidak dapat dihindari.
"Selama lebih 40 tahun kami tidak pernah membiarkan serangan apa pun tak terjawab," kata Fadavi kepda Al Mayadeen.
Mohammad Mohammadi Golpayegani, pembantu senior Ayatolah Ali Khamenei, mengatakan Iran akan memberi tanggapan keras dan penuh penyesalah atas serangan Israel.
Intelejen Israel, sepeti dikutip Axios, mengatakan pihaknya mengetahui Iran merencanakan serangan dalam beberapa hari mendatang. Namun, sumber New York Times mengatkan serangan itu kemungkinan setelah pemilihan presiden AS agar tidak meningkatkan peluang Donald Trump.
Khamenei telah memerintahkan persiapan serangan balasan, setelah menilai kerusakan yang ditimbulkan serangan Israel terlalu besar untuk diabaikan.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
