REQNews.com

AS Berikan Otoritas Penggunaan Rudal Jarak Jauh ATACMS kepada Ukraina, Perang Makin Sulit Dihentikan

News

Monday, 18 November 2024 - 08:16

Rudal. Foto: The Moscow TimesRudal. Foto: The Moscow Times

Washington, REQNews.com -- Presiden Joe Biden membuat keputusan penting untuk membantu Ukraina, yaitu memberikan kewenangan kepada Presiden Volodymyr Zelensky menggunakan rudal jarak jauh ATACMS untuk menyerang sasaran militer di dalam Rusia.

The New York Times dan The Washington Post, mengutip sumber tak disebut nama, kewenangan ini telah lama dituntut Kiev sebagai tanggapan atas kabar Korea Utara mengerahkan pasukan untuk membantu Moskwa di Kursk.

Pejabat AS mengonfirmasi kebenaran laporan dua koran itu kepada AFP. Menurut pejabat itu, laporan itu akurat.

AS memberikan rudal jarak jauh Army Tactical Missile System (ATACMS), atau sistem rudal taktis angkatan darat, kepada Kiev tanpa otoritas penggunaan. ATACMS mampu menyerang target jauh di dalam Rusia dan menimbulkan kerusakan signifikan.

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan jika AS memberikan otoritas penggunaan rudal itu kepada Ukraina, itu artinya NATO berperang melawan Rusia. Namun, ancaman serupa juga pernah disuarakan Putin saat NATO dan AS menyalurkan bantuan sejak hari pertama perang.

Perubahan sikap pemerintahan Joe Biden, yang akan segera berakhir, dipicu kedatangan 10 ribu pasukan Korea Utara ke Rusia. Pejabat AS yakin penggunaan ATACMS akan mengubah perbedaan di medan tempur, dan memberikan keunggulan kepada Ukraina. Washington juga ingin memastikan persediaan amunisi AS di dalam negeri tidak habis.

Perubahan sikap AS ini kemungkinan berdampak luas, dan menyebabkan sekutu Eropa meninjau kembali sikap mereka. Sejauh ini, selain AS, Inggris juga memasok rudal jarak jauh Storm Shadow ke Ukraina.

Jerman menolak untuk mengirim rudal Taurus, yang berdaya jangkau 500 kilometer karena khawatir dapat mengenai wilayah Rusia.

Keputusan Joe Biden memberikan otorita penggunakan ATACMS kemungkinan akan menyulitkan Donald Trump, presiden terpilih AS yang berjanji mengakhiri perang di Ukraina. 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.