REQNews.com

Mengapa Rusia Menamai Rudal-rudalnya dengan Nama Bunga?

News

Sunday, 24 November 2024 - 11:28

Foto: Radio MoldovaFoto: Radio Moldova

Moskwa, REQNews.com -- Ada kesibukan tak biasa beberapa saat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkap rudal eksperimental Oreshnik yang menghantam Ukraina. Sejumlah pengamat militer Barat berebut mencari tahu arti Oreshnik.

Oreshnik adalah kata dalam Bahasa Rusia yang berarti hazel, tanaman berbunga yang masuk keluarga birch. Hazel adalah bunga populer di Rusia, tumbuh di Pegunungan Ural dan beberapa wilayah lainnya.

Bukan Presiden Vladimir Putin yang memberi nama Oreshnik untuk rudal mematikan itu, tapi para insinyur. Bagi insinyur militer Rusia, tidak ada yang lebih nikmat selain memberi nama-nama bunga untuk senjata mematikan. Sesuatu yang kedengarannya tak berbahaya dan biasa saja tapi mengerikan.


Karangan Bunga Mematikan

Rusia tak hanya memberi nama bunga untuk rudal, tapi senjata lain. Jajaran artileri Rusia, misalnya, diberi nama 2S1 Gvozdika (Anyelir), 2S3 Akatsiya (Akasia), 2S4 Tyulpan (Tulip), 2S5 Giatsint (Bunga Yakut), 2S7 Pion (Bunga Peony), dan 2B9 Vasilek (Bunga Jagung) -- senjata yang menembakan peluru artileri nuklir dan mortir.

Menariknya, nsinyur Rusia tidak menggunakan bukan nama bunga untuk sistem artileri roket termobarik, tapi terdengar lucu. Misal Buratino, kata dalam Bahasa Rusia untuk menyebut Pinokio. dan Solntsepyok atau tempat matahari bersinar.

Di luar nama-nama bunga, Rusia juga menggunakan nama-nama yang terdengar lucu untuk sistem senjatanya. Ada sistem kendari 1V15 yang diberi nama Kapusnik -- yang artinya kebun kubis. Sistem pelacak radio 1L219 diberi nama Zo'opark (Kebun Binatang), radar RPMK-1 disebut Ulybka (Senyum).

Sistem pertahanan pesisir 3K60 diberi nama Bal atau pesta dansa yang megah. Sistem kendali rudal Kh-58U dikenal dengan sebutan Phantasmagoria atau pertunjukan lentera hantu. Sistem komunikasi satelit diberi nama Vorchun, yang artinya pemarah atau penggerutu.

Angkatan Darat (AD) Rusia juga memberi nama-nama menarik untuk senjata mereka. Senjata antitank 9M14 diberi nama Maltyutka, yang artinya Si Kecil. RPG-18 Mukha (Lalat Rumah), Howitzer D-30A 122mm diberi nama Lyagushka atau katak.

Peluncur granat 40 mm Gnome (cebol), peluru karet senapat Privet (Halo), KS-23 dan peluncur granat Obuvka (Sepatu), yang menembakan peluru Gvozd (Paku). Peluru granat Podkidysh (Yatim Piatu), Setelan penembak jiti Kikimora (hantu menakutkan) dan Leshiy (hantu kayu). Dua nama terakhir ini adalah karakter dalam cerita rakyat Rusia.


Nenek dan Balerina Kecil

Yang juga menarik adalah nama-nama pesawat dan hilikopter Rusia. Helikopter tempur Mi-24, misalnya, diberi nama Krokodil (Buaya) dan Stakan (Gelas Minum). Jet latih MiG-15 diberi nama Babushka (Nenek), jet tempur Su-25 CAS diberi nama Grach (Banteng(, dan jet serang Su-27 disebut Zhuravlik (Bangau Kecil).

Senjata otomatis 9A-4071 AU Rusia dikenal dengan sebutan Ballerinka (Ballerina Kecil), dan menggunakan sistem identifikasi kawan atau lawan bernama Stuardessa (Pramugari).

Di laut, peluncur granat berbasis kapal MRG-1 diberinama Ogonek (Api Kecil). Sistem rudal antikapal SET-65 disebut Yenot (Rakun).


Barat yang Mengagungkan Kejayaan

Jika dibandingkan dengan nama-nama senjata Barat, segalanya seolah kontradiktif. Nama-nama senjata NATO dan AS dibalut dengan gambaran kekuatan, kejayaan, keterkejutan, dan kekaguman, plus propaganda untuk memberi kesan keunggulan.

Sebut saja pesawat A-10 Thunderbolt (Petir), pesawat angkut C-130 Hercules. Sistem artileri M109 Paladin, yang mengingatkan orang akan prajurit kavaleri abad pertengahan, dan lainnya.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.