REQNews.com

Jenazah Tukang Ojek Korban Penembakan KKB Papua Dipulangkan ke Makassar

News

Sunday, 24 November 2024 - 16:01

Proses pemulangan jenazah korban penembakan KKB ke Makassar, Sulawesi Selatan (Foto: Istimewa)Proses pemulangan jenazah korban penembakan KKB ke Makassar, Sulawesi Selatan (Foto: Istimewa)

PAPUA, REQnews – Jenazah warga sipil korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sinak, Puncak Jaya telah diterbangkan menuju Kabupaten Mimika, Papua. 

Selanjutnya, jenazah dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Minggu 24 November 2024 hari ini. 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, korban bernama Asrun Eko Putra (23) dan Imran (23) yang jenazahnya diterbangkan menggunakan pesawat udara Alda Air PK - DLT. 

Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi ini dimulai dari Kabupaten Puncak Jaya dan berakhir di Kabupaten Mimika lalu menuju Sulsel. 

“Jenazah kini telah diterbangkan menuju Bandara Udara Timika yang selanjutnya akan diterbangkan ke Desa Bontosunggu dan Desa Tinggimae Kabupaten Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Ignatius dalam keterangannya pada Minggu 24 November 2024. 

Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara mengatakan situasi keamanan di Kota Mulia usai penembakan masih aman terkendali. 

Ia menyebut jika Polres Puncak Jaya telah meningkatkan patroli dan kewaspadaan untuk mengantisipasi tidak terjadi gangguan keamanan yang sama oleh KKB. 

“Kepada masyarakat sekitar Kota Mulia agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut isu meresahkan yang dapat mengganggu situasi keamanan,” kata Kuswara. 

Ia juga mengimbau kepada masyarakat ketika melihat adanya orang-orang yang mencurigakan agar segera menginformasikan ke aparat. 

Hal ini dilakukan agar polisi dapat melakukan tindakan segera untuk mencegah terjadinya kekerasan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban masyarakat. 

Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan teror. Dua tukang ojek tewas diduga ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan. 

Kejadian berlangsung di Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Kamis 21 November 2024 sekitar pukul 13:00 WIT.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.