Ditipu Wartawannya, Daily Mail Publikasikan Berita Hoax Wanita Tentara Korut di Medan Tempur Kursk
London, REQNews.com -- Daily Mail, tabloid beken di Inggris, mencabut berita tentang perempuan tentara Korea Utara (Korut) bertempur di pihak Rusia melawan Ukraina, setelah diketahui hoax dan gambar-gambar yang direkayasa.
Berita itu diterbitkan Rabu lalu. Wartawan yang menulis berita itu mengklaim Kim Jong-un, orang nomor satu Korut, mengirim perempuan untuk menjadi umpan meriam di medan tempur Kursk.
Klaim itu didasarkan gambar dua wanita berseragam. Menurut si wartawan, foto itu diambil di Zheleznogorsk, kota besar di barat laut Kursk. Kedua perempuan itu bersaudara, bernama Wei dan Lin.
Gambar itu diambil dari video yang dipublikasikan tahun lalu, yang menampilkan saudara kembar. Keduanya, saat video dibuat, berusia 25 tahun dan berasaal dari Makeevka -- kota di Republik Donetsk.
Keduanya anggota milisi Donetsk, yang aktif dalam konflik Ukraina sebelum Rusia menginvasi pada Februari 2022. Nasib keduanya tidak diketahui. Yang pasti, milisi Donetsk pro Rusia.
Tanpa menyebut siapa yang mengungkap kebohongan ini, Daily Mail -- dalam pernyataan tertulis -- mengatakan bukti yang direkayasa itu diberiktan reporter lepas terpercaya dan meminta maaf atas kebingungan yang disebabkan laporan yang keliru.
Barat dan Ukraina mengklaim serdadu Korut terlibat dalam pertempuran di Kursk. Namun, tentara Ukraina di Kursk yang diwawancarai BBC meragukan klaim Kiev dan Washington.
"Saya belum melihat atau mendengar apa pun tentang serdadu Korut bertempur di Kursk," kata seorang tentara Ukraina. "Sangat sulit menemukan orang Korea di hutan Kursk yang gelap."
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.