REQNews.com

Ngeri, Taliban Larang Perempuan Afghanistan Jadi Perawat dan Bidan

News

Sunday, 08 December 2024 - 05:00

Perang Taliban-Afghanistan (Foto:DW)Perang Taliban-Afghanistan (Foto:DW)

KABUL, REQnews - Pelatihan keperawatan dan kebidanan dilarang oleh Taliban. Hal ini pun menuai kritikan keras dari berbagai pihak. Keputusan tersebut dianggap ancaman besar bagi kesehatan perempuan dan pelanggaran serius terhadap hak pendidikan. 

Organisasi hak asasi manusia menolak kebijakan terbaru Taliban yang melarang perempuan Afghanistan mengikuti pelatihan keperawatan dan kebidanan, menyebutnya sebagai tindakan ketidaktahuan yang keterlaluan.

Melansir Guardian, sejumlah laporan mengonfirmasi jika perintah ini diumumkan pada pertemuan kementerian kesehatan publik Taliban dan segera diberlakukan di lembaga-lembaga pelatihan.

Samira Hamidi, aktivis Amnesty International menegaskan jika kebijakan ini adalah bentuk perang terhadap perempuan. 

“Dengan larangan ini, tidak akan ada lagi tenaga medis perempuan, yang berarti perempuan tidak akan memiliki akses ke layanan kesehatan,” katanya.

Sementara itu, seorang mahasiswa keperawatan di Kabul bernama Sahar mengungkapkan kesedihannya. 

“Saya tidak bisa berhenti menangis. Itu adalah harapan terakhir saya,” katanya. 

Hal ini pun menimbulkan aksi protes di berbagai wilayah termasuk di Herat, lokasi perempuan menyerukan hak untuk pendidikan dan pekerjaan.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.