REQNews.com

Polri Kerahkan 3 Ambulans Udara, Tingkatkan Pelayanan Darurat di Libur Nataru

News

Tuesday, 24 December 2024 - 15:01

Kabagbinlat Robinopsnal Baharkam Polri, Kombes Hery Wiyanto (Foto: Istimewa)Kabagbinlat Robinopsnal Baharkam Polri, Kombes Hery Wiyanto (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Polri mengerahkan tiga helikopter untuk ambulans udara untuk meningkatkan pelayanan darurat kepada masyarakat selama mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). 

"Kami telah menyiapkan tiga helikopter untuk digunakan sebagai ambulans udara," kata Kabagbinlat Robinopsnal Baharkam Polri, Kombes Hery Wiyanto dalam keterangannya pada Selasa 24 Desember 2024. 

"Tujuan utamanya adalah memastikan pelayanan darurat dengan prinsip golden time, yaitu memberikan pertolongan secepat mungkin kepada korban kecelakaan, terutama di lokasi yang sulit dijangkau ambulans darat akibat kemacetan," katanya. 

Terkait itu, Polri pun menggelar latihan gabungan di Tol Cikarang Utama (Cikatama), Jawa Barat yang melibatkan berbagai pihak seperti Jasamarga, Direktorat Lalu Lintas, dan Polisi Udara pada Senin 23 Desember 2024.

Ia menjelaskan spesifikasi ambulans udara milik Korps Bhayangkara, yang dilengkapi dengan fasilitas pertolongan pertama yang setara dengan ambulans darat. 

Hery menyebut pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang memiliki helipad, baik di Jabodetabek maupun di luar wilayah Jabodetabek. 

"Ada 11 rumah sakit di Jabodetabek, seperti RS Mayapada dan RS Kramat Jati, serta 9 rumah sakit di luar Jabodetabek yang telah disiapkan untuk menerima korban dari ambulans udara," kata Hery. 

Sementara itu, ia mengatakan bahwa helikopter yang digunakan sebagai ambulans udara, terdiri dari jenis Bolko dan Dolphin yang masing-masing mampu membawa dua korban sekaligus. 

"Selain itu, helikopter ini juga dilengkapi dengan teknologi hoist untuk mengevakuasi korban di lokasi yang sulit dijangkau atau tidak memungkinkan pendaratan," kata dia. 

Misalnya, kata dia, di Jalan Layang MBZ yang tidak memungkinkan helikopter mendarat, bisa menggunakan hoist untuk mengangkat korban ke helikopter. 

Dalam simulasi tersebut, mekanisme kerja ambulans udara pun diperagakan dengan melibatkan koordinasi antara lapangan, Regional Traffic Management Center (RTMC) dan Polisi Udara. 

"Ketika lalu lintas di lapangan meminta bantuan RTMC, kami di Baharkam langsung menurunkan helikopter untuk mengevakuasi korban," katanya. 

Hery pun berharap dengan digelarnya latihan gabungan, dapat mempercepat respons evakuasi dan penanganan korban kecelakaan, sekaligus meningkatkan koordinasi antarinstansi terkait. 

"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal, terutama dalam kondisi darurat. Ambulans udara ini adalah bentuk komitmen Polri untuk melayani dengan cepat dan efektif," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.