REQNews.com

7 Personel Polrestabes MedanTerancam Dipecat Kasus Dugaan Aniaya Warga hingga Tewas

News

Monday, 30 December 2024 - 17:31

Ilustrasi Polisi (Foto: Ilustrasi)Ilustrasi Polisi (Foto: Ilustrasi)

MEDAN, REQNews  – Tujuh anggota Polrestabes Medan dicopot dari jabatannya imbas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pria bernama Budianto Sitepu alias BS.

Salah satunya adalah Ipda ID yang dicopot dari posisi Panit Resmob Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan.

Selain Ipda ID, 6 personel sebelumnya juga menjabat sebagai personel Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Medan. Mereka kini dimutasi ke Yanma Polda Sumut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi membenarkan pencopotan tujuh oknum itu untuk permudah pemeriksaan atas kasus tersebut.

"Betul, ke tujuh terduga pelanggar dilakukan Patsus (sel khusus) dalam rangka tindak lanjut pemeriksaan di Propam Polda Sumut dan Ditreskrimum Polda Sumut," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi pada Senin, 30 Desember 2024.

Hadi bilang dalam kas us ini, pihak Polda Sumut akan melakukan penyidikan dengan profesional dan transparan.

"Komitmen pimpinan Polri menindak tegas, setiap anggota yang melanggar kode etik hingga sanksi PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat) jika terbukti bersalah," jelas Hadi.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membeberkan penangkapan terhadap Budianto Sitepu alias BS yang berujung tewas.

Dugaan penganiayaan berujung kematian itu, saat Ipda ID bersama anak buahnya 5 orang melakukan penangkapan terhadap BS. Saat itu, BS sedang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan rekannya, di sekitar Desa Semayang, Deli Serdang, Rabu dini hari, 25 Desember 2024.

Gidion menuturkan berdasarkan dari autopsi jasad BS yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan ditemukan pendarahan di bagian otak. Di area itu, korban mengalami pendarahan di kepala. Lalu, luka terbuka di pipi, dan ada juga luka di mata korban.

"Dalam visum tersebut, menyimpulkan ada kekerasan benda tumpul. Ini sedang kita dalami, prosesnya yakinkan dalam penangkapan tadi (diduga terjadi penganiayaan)," kata Gidion.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.