REQNews.com

Tim Gabungan Cokok 8 Orang Pelaku Penyerangan dan Pengrusakan Polsek Watulimo Trenggalek

News

Friday, 24 January 2025 - 18:00

ilustrasi penyerangan tengah malam (doc: istimewa)ilustrasi penyerangan tengah malam (doc: istimewa)

TRENGGALEK, REQNews  - Sebanyak 8 orang diduga pelaku penyerangan dan pengrusakan Polsek Watulimo Trenggalek berhasil diamankan.

Penangkapan ini dilakukan oleh tim gabungan Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek dengan Polda Jawa Timur.

Insiden ini terjadi saat ratusan massa dari salah satu perguruan silat menyerang Polsek Watulimo dengan melempar batu dan benda keras lainnya.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas Polsek, termasuk kaca jendela dan genteng yang pecah serta pagar utama yang jebol. Selain itu, tiga anggota Polres Trenggalek, termasuk seorang perwira, dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden anarkis ini.

Para pelaku saat ini tengah menjalani serangkaian pemeriksaan di Polda Jatim, dan dari hasil pemeriksaan sementara mereka yang berhasil diamankan memiliki peran masing-masing.

“Peran para tersangka beragam, mulai dari melempar benda keras yang menyebabkan kerusakan kaca dan genteng Polsek Watulimo, hingga menghasut dan menjadi penggerak massa,” terang AKBP Indra Ranu Dikarta Kapolres Trenggalek, Kamis 24 Januari 2025.

Selain delapan orang yang telah ditahan, tim gabungan dari Satreskrim Polres Trenggalek dan Polda Jawa Timur berhasil menangkap satu tersangka baru yang diduga berperan sebagai penggerak massa dalam peristiwa tersebut.

Saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat.

“Kami masih mendalami kasus ini dan akan terus mengembangkan penyelidikan demi menangkap seluruh pelaku,” tambahnya.

Situasi di kawasan Polsek Watulimo kini telah kondusif, namun Polres Trenggalek bersama Brimob terus meningkatkan patroli gabungan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.