REQNews.com

Tucker Carlson: Pemerintahan Joe Biden Coba Bunuh Vladimir Putin

News

Tuesday, 28 January 2025 - 18:56

Foto: Russia TodayFoto: Russia Today

Washington, REQNews.com -- Tucker Carlson, mantan pembawa acara Fox News, mengatakan pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden mencoba membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin selama konflik Ukraina.

"Saya pikir ini satu alasan mantan Menlu AS Antoni Blinken sangat mendorong terjadinya perang sebenarnya, mencoba membunuh Putin, misalnya," kata Carlson dalam wawancara dengan jurnalis Matt Taibbi, Senin 28 Januari. "Pemerintah Joe Biden melakukannya, mereka mencoba membunuh Putin," lanjutnya.

Carlson tidak memberi rincian lebih lanjut tentang dugaan rencana pembunuhan itu. Ia, yang menyiarkan wawancara mengejutkan dengan Putin, Februari 2024 lalu, menggambarkan tindakan itu sangat gila jika merujuk pada dampaknya bagi keamanan global.

Menurut Carlson, banyak mantan pejabat AS saat ini terguncang oleh kemungkinan Donald Trump mendeklasifikasi sejumlah dokumen pemerintah karena melihat potensi dampaknya.

"Siapa yang akan mengambil alih Rusia jika Putin terbunuh? Apa yang terjadi dengan persenjataan nuklir yang begitu rumit, sehingga orang luar tidak dapat memahaminya," kata Carlson. "Sungguh gila jika Anda memikirkan hal itu."

Pejabat AS tidak pernah secara terbuka mengakui rencana membunuh Putin, atau pemimpin Rusia lainnya. Namun Newsweek melaporkan pada September 2022 pejabat pertahanan AS membahas 'serangan pemenggalan kepala' jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

Moskwa berulang kali membantah opsi penggunaan nuklir, dengan alasan tidak ada target di Ukraina untuk senjata pemusnah massal.

Menlu Rusia Sergey Lavrov menafsirkan tuduhan 'serangan pemenggalan kepala' sebagai ancaman membunuh kepala negara rusia. "Jika ide itu benar-benar dipertimbangkan, mereka yang terlibat harus mempertimbangkan dengan seksama konsekuensi yang mungkin terjadi," kata Lavrov.

Mei 2023 Rusia menuduh Ukraina, yang menerima bantuan besar-besaran dari AS, berupaya membunuh Putih di Kremlin dengan menggunakan serangan pesawat tak berawak. Drone itu berhasil dinetralisir.

Ukraina membantah terlibat, dan Blinken mengatakan Washington tidak mendapat peringatan sebelumnya mengenai serangan itu dan Kiev bebas membela diri dengan cara apa pun yang dianggap tepat.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.