REQNews.com

Waduh, Hutan 150 Hektare di Riau Dijual Oknum Kades dan Sekdes Seharga Rp1,8 Miliar

News

Sabtu, 08 Februari 2025 - 17:02

Ilustrasi Hutan (Foto:istimewa)Ilustrasi Hutan (Foto:istimewa)

PEKANBARU, REQNews - Oknum Kepala Desa (Kades) Siambul Zulkarnaen dan Sekretaris Desa (Sekdes) Waryono ditangkap anggota Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, keduanya ditangkap karena terlibat dalam jual beli 150 hektare kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Inhu.

Mereka diamankan bersama tiga pelaku lain, yakni Junaidi, Nuriman dan Usman yang berperan sebagai pembeli dan penggarap lahan dilindungi tersebut.

"Total ada lima orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata AKBP Fahrian Saleh Siregar, Jumat 7 Februari 2025.

Kasus ini bermula pada Maret 2024, ketika petugas gabungan dari KPH Indragiri, Dinas LHK Riau dan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNB) melakukan patroli di Desa Siambul, Batang Gansal.

Dalam patroli tersebut, ditemukan alat berat yang sedang digunakan untuk membuat jalan dalam kawasan hutan.

"Setelah penyelidikan, polisi menemukan bahwa lahan tersebut telah dibeli Nuriman dan Usman dari Zulkarnaen dan Waryono, dengan harga total mencapai Rp1,8 miliar," ujarnya.

Kawasan hutan yang rencananya akan ditanami kelapa sawit, meskipun kawasan tersebut termasuk dalam Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang tidak boleh digarap sembarangan.

Kades Zulkarnaen dan Sekdes Waryono diduga telah menerbitkan surat-surat palsu untuk memuluskan transaksi tersebut.

Selain itu, Zulkarnaen juga diketahui mengeluarkan surat perintah kerja yang digunakan oleh Junaidi untuk mulai membuka jalan di area hutan tersebut.

Total pembayaran yang dilakukan para pelaku terdiri dari Rp600 juta yang dibayarkan kepada Waryono dan sisanya Rp 1,05 miliar dibayarkan kepada Zulkarnaen.

Dalam proses penyelidikan, ditemukan para pelaku melakukan pelanggaran terhadap UU Nomor 6 Tahun 2023 dan UU Nomor 16 Tahun 2023 tentang Kejahatan terhadap Lingkungan.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.