Netanyahu Mengancam! Bakal Akhiri Gencatan Senjata Jika Sandera Tidak Dibebaskan
TEL AVIV, REQnews - Serangan ke Gaza akan dilakukan jika Hamas tidak membebaskan seluruh sandera. Hal ini dikemukakan oleh Israel pada Sabtu 15 Februari 2025.
Adapun ketentuan gencatan senjata para sandera akan dibebaskan secara bertahap sebagai ganti warga Palestina yang ada di dalam tahanan Israel. Keduanya sejauh ini telah menyelesaikan pertukaran sandera.
Kesepakatan ini disebut telah mengalami tekanan yang tinggi beberapa hari terakhir namun Hamas menegaskan jika pihaknya tetap berkomitmen pada gencatan senjata.
"Jika Hamas tidak mengembalikan sandera kami pada Sabtu siang, gencatan senjata akan berakhir, dan IDF (militer Israel) akan melanjutkan pertempuran sengit hingga Hamas dikalahkan secara meyakinkan," kata Netanyahu
Sementara itu militer Israel ingin meningkatkan persiapan pasukannya di dekat Jalur Gaza dan menambah bantuan dengan pasukan tambahan.
Diketahui jika ancaman dari Netanyahu ini muncul usai Presiden AS Donald Trump pada Senin (10/2) mengultimatum bahwa akan mengubah Gaza menjadi neraka jika Hamas gagal membebaskan "semua" sandera Israel pada Sabtu 15 Februari 2025.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.