REQNews.com

Kejam! ASN Dinas Perlindungan Anak Medan, Siram Anak Tirinya Gunakan Air Panas

News

Rabu, 12 Februari 2025 - 17:31

Ilustrasi penganiayaan pada bayi (doc: tribunnews.com)Ilustrasi penganiayaan pada bayi (doc: tribunnews.com)

MEDAN, REQNews - Seorang perempuan yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Provinsi Sumatera Utara diduga tega menyiram air panas kepada anak tirinya.

Bocah berusia 10 tahun itu disiram air panas pada 21 Januari 2025 lalu.

Korban mengalami luka bakar dan kulitnya terkelupas di bagian paha akibat penyiraman tersebut.

Pemprov Sumut melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) kini sedang menyelidiki kasus tersebut.

Kepala Dinas P3AKB Sumut Sri Suriani Purnamawati mengatakan, kasus penyiraman air panas ini telah menjadi perhatian khusus Pj Gubernur Sumut Ahmad Fatoni.

“Kami diperintahkan langsung oleh Gubernur untuk sesegera mungkin menyelesaikan kasus ini. Karena bila berlarut-larut menurut beliau akan sangat berdampak pada kondisi psikologi korban,” ujar Sri Suriani Purnamawati, Selasa  11 Februari 2025.

Dia menegaskan, pihaknya tidak membenarkan segala bentuk kekerasan terhadap anak, termasuk pada kasus ini. Namun, Pemprov Sumut akan tetap melakukan penelusuran fakta-fakta terkait kasus tersebut untuk mendapat gambaran secara komprehensif.

Sri Suriani mengatakan Dinas P3AKB akan melakukan penyelidikan dan pemanggilan kepada kepada para pihak yang terlibat (kedua orang tua korban) terkait kasus ini. Terutama terduga pelaku yang merupakan ASN P3AKB Sumut.

Kemudian selanjutnya melakukan assessment psikologis kepada korban dan kemudian keluarganya.

P3AKB juga akan terus memonitoring korban dan juga keluarganya hingga kasus ini dianggap selesai.

Di sisi lain, ayah korban, Dede S Siregar mengungkapkan kesedihan atas kejadian yang menimpa putrinya. Dia mengaku telah menceraikan istri karena perilakunya dianggap sudah tak manusiawi. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.