REQNews.com

Donald Trump Hapus Kata 'Transgender' di Monumen Stonewall

News

Saturday, 15 February 2025 - 07:32

Foto: Pew Research CenterFoto: Pew Research Center

Washington, REQNews.com -- Presiden AS Donald Trump menghapus kata 'trangender' dari situs web US National Park Service untuk Monumen Nasional Stonewell, dan memicu kemarahan para waria.

"Ini benar-benar masuk ke rumah kami dan mencoba menghapus orang-orang trans," kata Stacy Lentz, salah satu pemilik Stonewall Inn.

Monumen Stonewall dibuat untuk memperingati Stonewall Inn, sebuah bar gay di New York tempat perlawanan terhadap penggrebekan polisi tahun 1969 yang memicu gerakan hak-hak sipil untuk memperluas hak-hak LGBTQ.

Semula, situs web monumen itu diubah untuk menghapus huruf 'T' pada LGBTQ. Belakangan huruf 'Q" dan '+' juga dihapus, sehingga tersisa LGB -- seperti yang dikenal warga AS sebelum 1990-an.

LGBTQ+ adalah akronim lesbian, gay, biseksual, transgender, queer atau orang yang tidak merujuk pada identitas seksual alias biner gender. Sebelum 1990-an, orang hanya mengenal LGB; lesbian, gay, dan biseksual.

Tahun 2016 Presiden Barrack Obama menetapkan Monumen Nasional Stonewall untuk melindungi area di sekitar bar Stonewall Inn, termasuk Christopher Park -- tempat-tempat foot bersejarah digatung. Sebuah pusat pengunjung dibuka tahun 2024.

Aktivis transgender Raquel Willis mengatakan di X bahwa kerusuhan Stonewall terjadi karena kaum transgender, khususnya kulit berwarna, bangkit melawan kekerasan negara.

"Anda tidak dapat menceritakan kisah ini tanpa leluhur dan tetua transgender kami," katanya.

Sesuai janji kampanyenya, Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menuntut pegawai pemerintah hanye merujuk pada jenis kelamin, bukan gender. Jenis kelamin, kata Trump, adalah realitas biologis yang tidak dapat diubah, yang menghalangi perubhan apa pun dalam identitas gender.

Berikutnya adalah tindakan Trump, yang hampir semuanya menghadapi tantangan hukum. Seorang hakim AS, Kamis lalu, memblokir badan kesehatan AS yang menegakan perintah Trump pada perawatan kesehatan terkait transisi.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.