PepsiCo PHK 300 Karyawan, Ini yang Dilakukan Pejabat untuk Mengurangi Dampak yang Ditimbulkan
NEW YORK, REQNews – PepsiCo mengumumkan akan mengambil langkah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mengakibatkan sekitar 300 karyawan kehilangan pekerjaan.
Pemutusan hubungan kerja itu akibat penutupan pabrik makanan ringannya yang berlokasi di Hudson Valley, New York, Amerika Serikat.
Produsen minuman berkarbonasi mengambil langkah berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mengakibatkan sekitar 300 karyawan kehilangan pekerjaan.
Pabrik camilan PopCorners milik PepsiCo telah menjadi penyedia lapangan kerja utama di wilayah tersebut selama hampir tiga dekade.
Juru bicara PepsiCo mengatakan kepada media lokal AS, penutupan pabrik dipicu adanya pergeseran dalam industri makanan ringan. Sehingga mempertahankan operasional pabrik akan menjadi tantangan jangka panjang.
"Pabrik ini telah memainkan peran penting dalam memproduksi merek PopCorners tetapi laju pertumbuhan melambat sehingga menyulitkan perusahaan jika harus mempertahankan kelangsungan operasional pabrik bahkan membebani perusahaan dalam jangka panjang," jelas PepsiCo dalam keterangan resmi yang dikutip dari New York Post pada Selasa, 25 Februari 2025.
Menurut Pemberitahuan Penyesuaian dan Pelatihan Ulang Pekerja (WARN) yang diajukan ke Departemen Tenaga Kerja negara bagian, PHK akan dimulai pada tanggal 21 Mei 2025 dan berlangsung selama dua minggu.
Lebih lanjut, perusahaan akan melakukan PHK terhadap karyawan yang tidak bergabung dalam serikat pekerja.
“Kami sangat menghargai kontribusi karyawan dan keputusan ini tidak mengurangi nilai kerja keras dan dedikasi mereka," lanjut keterangan resmi.
PepsiCo telah memberikan pemberitahuan kepada para karyawan terkait rencana PHK ini. Lebih lanjut, perusahaan mengapresiasi para pekerja yang solid.
Berita penutupan pabrik oleh PepsiCo menimbulkan kekhawatiran di kalangan pejabat setempat. Pasalnya, pabrik tersebut merupakan penyedia lapangan kerja utama di daerah tersebut.
Ketua Badan Legislatif Sullivan County Nadia Rajsz, Pengawas Kota Liberty Frank DeMayo, dan Wali Kota Village of Liberty Joan Stoddard menyampaikan kekecewaan mereka atas keputusan PepsiCo.
Pasalnya, pabrik merupakan sumber penghasilan bagi masyarakat setempat selama beberapa dekade.
Pejabat setempat dan kelompok pengembangan ekonomi berupaya mengurangi dampak penutupan tersebut.
Pemerintah daerah, kota kecil, dan desa telah mengumumkan rencana untuk bekerja sama dengan PepsiCo, Kamar Dagang, dan Kemitraan Sullivan County untuk Pembangunan Ekonomi guna membantu pekerja yang kehilangan pekerjaan.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.