REQNews.com

Ngeri! Hakim Pengadilan Agama Batam Ditusuk 2 Orang Tak Dikenal

News

Thursday, 06 March 2025 - 16:30

Ilustrasi Penusukan (Foto:Istimewa)Ilustrasi Penusukan (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews  - Hakim pengadilan Agama Batam, H Gusnahari (64) menjadi korban penusukan orang tidak dikenal (OTK) yang berjumlah  dua orang.

Saat kejadian, Kamis 6 Maret 2025,  pada pukul 07.00 WIB korban pergi dari rumahnya, di Perumahan Cipta Garden, RT 1/RW 15, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, ke Kantor Pengadilan Agama Batam. H Gusnahari sedang berjalan menuju mobil yang kebetulan parkir sekitar 100 meter dari rumahnya. Kemudian korban di serang orang tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam dan mengenai tangan hingga luka.

Setelah melakukan penusukan, pelaku yang mengenakan helm langsung menuju sepeda motor yang sudah menunggu, di mana seorang rekan pelaku telah siap dengan sepeda motor tersebut.

Terkait motif penyerangan, masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara, yang saat ini masih dilakukan tim dari kepolisian setempat.

Humas Pengadilan Agama (PA) Batam, Azizon mengatakan selama ini Gusnahari dikenal sebagai sosok yang tegas dalam menjalankan tugasnya.

Sepengetahuannya, korban tidak memiliki catatan konflik dengan pihak lain.  

Menanggapi kejadian ini, pihak Pengadilan Agama Batam berharap agar ada peningkatan keamanan bagi para hakim.  

"Sebagai hakim, tentu ada saja pihak yang mungkin merasa tidak puas dengan keputusan pengadilan. Tapi ini kejadian yang sangat disayangkan. Kami harap ada perlindungan lebih bagi para hakim agar kejadian serupa tidak terulang," tambah Azizon.

Sementara itu, Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI) dalam keterangan resminya menegaskan, telah berkoordinasi dengan Pengurus IKAHI Cabang Batam (PC IKAHI) guna melakukan advokasi dari sisi hukum dan koordinasi pula terkait keamanan serta kesehatan hakim yang bersangkutan.

Sedangkan untuk masalah kesehatan, korban dipastikan agar mendapatkan pelayanan yang terbaik dari tim medis.

IKAHI berharap, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga untuk menjamin dan memastikan protokol keselamatan serta pengamanan bagi hakim agar tidak terjadi lagi segala bentuk kekerasan fisik pada hakim yang sedang menjalankan serangkaian tugas-tugasnya.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.