REQNews.com

Soal Pemain Diaspora, Ahmad Dhani Sebut Nikahkan Pesepakbola Tua dengan WNI

News

Kamis, 06 Maret 2025 - 17:30

Ahmad Dhani (Foto: Istimewa)Ahmad Dhani (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Persoalan pemain sepakbola naturalisasi untuk memperkuat sepakbola Timnas Indonesia menuai reaksi dari anggota komisi X DPR RI Fraksi Gerindra. Ahmad Dhani mengusulkan agar naturalisasi pesepakbola yang sudah tua untuk menikah dengan WNI. 

Hal ini dikemukakan terkait persetujuan pemberian status warga negara Indonesia (WNI) terhadap tiga pesepakbola keturunan Indonesia. Ketiga atlet tersebut adalah Emil Audero Mulyadi, Dean Ruben James, dan Joey Mathijs Pelupessy.

"Saya hanya menambahi saja, Pak Erick, saya itu orang yang termasuk setuju, sangat setuju naturalisasi, bahkan sampai 50-50 pun saya nggak ada masalah separuh-separuh. Karena menurut saya, ini adalah bagian daripada revolusi dalam dunia persepakbolaan, jadi kalau namanya revolusi itu ya semuanya memang harus ekstrem," kata Ahmad Dhani mengawali pendapatnya di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 5 Maret 2025. 

Ia juga mengusulkan supaya mengurangi pemain dengan etnis Eropa. Maka harapannya pemain naturalisasi bisa menikah dengan perempuan WNI supaya anaknya bisa dibina pemerintah.

"Lalu naturalisasi, tidak harus itu pemain. Bisa juga, misalnya, pemain-pemain bola yang sudah di atas usia 40, itu bisa juga kita naturalisasi pemain bola yang hebat, lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia. Nah, anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain bola yang bagus juga," kata Dhani.

Iya juga menyinggung pemain dari Arab hingga Aljazair untuk dinaturalisasi. 

"Jadi kemungkinan ada pemain Arab, Algeria, atau Aljazair, atau yang mana, mungkin Maroko, banyak pemain jago-jago, mungkin yang sudah tua, kita naturalisasi, Pak. Carikan istri di sini, lalu anaknya kita bina, Pak," kata Dhani

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.