REQNews.com

Ukraina Sepakat Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia

News

Wednesday, 12 March 2025 - 13:31

Trump-Zelenskiy bertikai tanpa kesepakatan untuk akhiri perang Ukraina (Foto: NBC)Trump-Zelenskiy bertikai tanpa kesepakatan untuk akhiri perang Ukraina (Foto: NBC)

KYIV, REQNews  – Pasca penangguhan bantuan militer dan penghentian informasi intelijen yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS), Ukraina akhirnya menyepakati gencatan senjata dengan Rusia selama 30 hari.

Ukraina sebelumnya menolak proses perdamaian dengan Rusia. Meskipun, Perang Rusia-Ukraina sudah berlangsung lebih dari tiga tahun.

Tolakan tersebut membuat Presiden AS, Donald Trump, memutuskan untuk menangguhkan bantuan militer ke Kiev termasuk informasi intelijen.  

Akibatnya, sejumlah persenjataan canggih yang dikirim Amerika tak bisa digunakan tanpa amunisi. Di sisi lain, dampak tak adanya info intelijen menyebabkan ratusan tentara Ukraina tewas.

Tapi kini, dalam laporan The New Arab, Ukraina telah bersedia menerima tawaran AS untuk melakukan gencatan senjata selama 30 hari dengan militer Rusia.

"Hari ini kami mengajukan tawaran yang diterima Ukraina, yaitu melakukan gencatan senjata dan negosiasi segera," ujar Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

"Ukraina menyatakan kesiapannya untuk menerima usulan AS untuk memberlakukan gencatan senjata sementara selama 30 hari, yang dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama para pihak," katanya.

Rubio menjadi delegasi Amerika dalam pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak, yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, 11 Maret 2025.

Selain Yermak, Menteri Pertahanan Ukraina, Rustam Umerov, dan Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, juga ikut serta dalam pertemuan tersebut. 
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.