REQNews.com

Hilang 10 Tahun Dicari Keluarga, Fidya Kamalindah Atlet Taekwondo Asal Bandung Muncul Beri Klarifikasi Pergi karena Disiksa Orang Tua

News

Thursday, 13 March 2025 - 17:00

Fidya Kamalindah Atlet Taekwondo Asal Bandung  Dikabarkan 10 Tahun  Hilang kini Muncul Beri Klarifikasi (Foto:Istimewa)Fidya Kamalindah Atlet Taekwondo Asal Bandung Dikabarkan 10 Tahun Hilang kini Muncul Beri Klarifikasi (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Orang tua, Fidya Kamalindah atlet Taekwondo asal Bandung yang dikabarkan diculik dan menghilang 10 tahun lalu mempertayakan kasus anaknya hingga sekarang yang tidak ditemukan padahal sudah lapor polisi.

Usai berita dirinya viral, melalui unggahan video TikToknya, Fidya mengatakan tidak benar soal penculikan dirinya, ia menjabarkan alasan kenapa dirinya memilih untuk meninggalkan rumah.  

Fidya bercerita kalau selama ini mendapatkan kekerasan dari bapaknya sejak berusia 5 tahun.

Dia dijambak, ditendang hingga diseret dan kekerasan itu didapatkannya hingga dia besar.

Hingga pada akhirnya, saat Fidya 21 tahun, dia pun memilih untuk pergi dari rumah atas keinginannya sendiri.  

Fidya mengaku tak mengerti kenapa dia diperlakukan seperti itu hingga akhirnya membiayainya adalah salah satu pengurus Taekwondo.  

Fidya juga mengungkapkan kedua orang tuanya suka mendatangi dukun saat dirinya akan bertanding.

“Setiap kali mau tanding dibawa ke dukun, dijampi-jampi, diminta air doa, air bunga dan itu dilakukan setiap saya mau bertanding,” kata dia, dikutip Kamis 13 Maret 2025.

Dia mengaku hanya ingin punya hak atas hidup atas dirinya sendiri. Fidya bercerita jika dirinya kalah dalam pertandingan maka dia akan mendapatkan siksaan secara verbal dan fisik dan orang tuanya.

“Setiap kalah saya dapat tekanan fisik dan verbal dari bapak saya,” ucap dia.  

Namun, jika dia mennag dan gajinya sebagai atlet tidak dia rasakan karena diambil oleh orang tuanya. Bahkan orang tuanya pun tidak membiayai kuliahnya.

“Uang tanding dan gaji saya, orang tua saya yang terima, bukan saya yang nikmati. Saya ingin kayak orang lain juga, kuliah. Kuliah sendiri, itu juga dari jualan online, bukan dari uang hasil tanding,” sambung dia.  

Puncak pada tahun 2014 lalu  Fidya kalah di pertandingan Taekwondo, dia kembali mendapatkan penyiksaan fisik dan verbal dari orang tuanya.

“Saya kena habis-habisan mental saya. Kenapa dunia ini enggak adil? Kenapa terus dapat hinaan dari bapak sendiri? Emang kenapa kalau saya kalah? Kan pertandingan ada menang ada kalah. Kalau masalahnya uang kenapa babeh enggak usaha? Kan babeh kepala keluarga,” terang dia.

Saat ini Fidya telah menikah dengan pria pilihannya diwakili wali hakim dan telah memiliki buah hati.

Fidya mengaku pernah bertemu orang tuanya saat dia hamil 4 bulan dan saat terbesarnya berusia 3 tahun.

“Saat hamil 4 bulan saya dipanggil ke Polda Jabar bolak-balik berbulan-bulan untuk dimediasi. Mereka (polisi) baik banget karena mengerti keadaan kami betapa kerasnya orang tua saya,” ujar dia.

Dia pun mengaku sebenarnya tidak diizinkan suaminya untuk berbicara terkait orang tuanya.

“Saya ini ditahan-tahan suami enggak boleh (bicara) durhaka karena orang tua saya. Setelah jadi orang tua saya sadar saya enggak kayak gitu ke anak saya. Saya enggak ingin dia jadi sesuatu/seseorang. Saya senang dia jadi anak kecil biasa pada umumnya," ujarnya.

"Saya ingin tenang. Ini bukan kasus culik-menculik karena enggak ada yang diculik di sini. Untuk babeh, mama, kakak tetap doakan kalian baik-baik di sana ya,” sambungnya.  

Dia juga mengaku suaminya pernah mendatangi keluarganya secara baik-baik, tapi disambut dengan kekerasan.

“Kurang baik apa suami aku nyamperin kalian sendiri enggak ngasih tahu aku. Kalian bawa pasukan, mukulin sampai dia gegar otak. Karena kalian lihat dari sebelah pihak. Kita udah usahain semua cara. Aku cuma pengen diterima, udah besar, udah 30 tahun sekarang,” ujarnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.