Setelah tak Lagi Jadi Presiden Korsel, Kejahatan Yoon Suk-yeol dan Istri Diinvestigasi
Seoul, REQNews.com -- Kantor Investigasi Korupsi Pejabat Tinggi (CIO) Korea Selatan (Korsel) akan mempercepat penyelidikan atas sejumlah tuduhan kejahatan yang dilakukan mantan presiden Yoon Suk-yeol dan Kim Keon Hee.
Mahkamah Konstitusi Korsel, Jumat pekan lalu, mencopot Yoon Suk-yeol dari jabatan presiden dan hak-hak istimewa yang melindunginya dari tuntutan pidana. CIO diperkirakan akan sepenuhnya menginvestigasi setiap kejahatan, termasuk korupsi, yang dilakukan keduanya.
Salah satu kejahatan korupsi yang sekian lama menjadi isu yang digelontorkan pihak oposisi adalah gratifikasi tas tangan mewah yang diterima Kim Keon Hee. Lainnya, juga melibatkan Kim Keon Hee, tesis penelitian jiplakan.
Kejaksaan Korsel telah menginvestigasi keduanya atpi terkendala kekebalan presiden dan keluarga dari tuntutan pidana. Korea Times memperkirakan Yoon Suk Yeol dan istri kemungkinan akan ditahan jika kasus-kasus kejahatan keduaya diselidiki.
Selain dua kasus itu, yang paling memberatkan adalah deklarasi darurat miltier. Kejaksaan Agung Korsel sebelumnya mendakwa Yoon Suk Yeol atas pemberontakan. Kini, akan ada tuntutan tambahan, seperti peyalahgunaan kekuasaan.
Sebab, menurut keputusan Mahkamah Konstitusi, pengerahan pasukan bersenjata ke Majelis Nasional -- setelah deklarasi darurat militer diumumkan -- adalah ilegal. Pengerahan pasukan dilakukan untuk mencegah anggota parlemen memberikan suaran mencabut darurat militer.
Yoon Suk Yeol juga menghadapi tuduhan mencampuri tuduhan pejabat publik karena memerintahkan Dinas Keamanan Presiden memblokir upaya penyidik melaksanakan surat perintah penahanan terhadapnya.
Kim Keon Hee tidak hanya menghadapi tuduhan menerima gratifikasi dan tesis jiplakan, tapi juga campur tangan dalam pemilu yang melibatkan pialang politik Myung Tae-kyun.
Tuduhan itu mengemuka tahun lalu saat pencalonan kandidat Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa untuk pemilihan sela 2022 dan pemilihan umum 2024.
Jika keterlibatan Yoon dan istri dikonfirmasi, keduanya akan menghadapi tuduhan melanggar UU dana politik dan pemilihan pejabat publik. CIO juga berencana menyelidiki dugaan keterlibatan Yoon dalam penyelidikan militer atas kematian Kopral Marinir Chae Su-geun, yang tewas selama operasi pencarian dan penyelamatan korban banjir tahun 2023.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
