REQNews.com

Prabowo Bertemu Anwar Ibrahim, Bahas Dampak Kebijakan Tarif Impor Trump

News

Monday, 07 April 2025 - 16:01

Prabowo bertemu Anwar Ibrahim di Malaysia pada Minggu 6 April 2025, membahas dampak tarif impor Trump (foto: IG Anwar Ibrahim)Prabowo bertemu Anwar Ibrahim di Malaysia pada Minggu 6 April 2025, membahas dampak tarif impor Trump (foto: IG Anwar Ibrahim)

JAKARTA, REQNews - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim membagikan momen saat menerima kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Malaysia, Minggu 6 April 2025. 

Pertemuan itu dalam rangka silaturahmi Lebaran. Momen silaturahmi usai Lebaran ini menjadi ajang kedua pemimpin negara itu membahas sejumlah isu penting.

“Dalam suasana Lebaran yang penuh keberkatan, saya telah menerima kunjungan silaturahmi daripada sahabat lama yang juga Presiden Indonesia yakni Bapak Prabowo Subianto lewat petang tadi,” tulis Anwar Ibrahim dalam akun Instagramnya yang dilihat Senin 7 April 2025.

Dia menjelaskan, dalam kesempatan tersebut ada banyak hal yang dibahas. Termasuk kebijakan tarif resiprokal atau timbal balik dari Amerika Serikat (AS) yang telah diumumkan Presiden AS Donald Trump.

"Kami berbincang mengenai isu-isu serantau yang penting, termasuk dampak tarif baharu yang diterapkan Amerika Syarikat terhadap negara-negara ASEAN," ucapnya.

"Kami berbincang mengenai isu-isu serantau yang penting, termasuk dampak tarif baharu yang diterapkan Amerika Syarikat terhadap negara-negara ASEAN," ucap Anwar.

"Selain menyentuh usaha dan tindakan bersama dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat di Myanmar yang terkesan akibat bencana gempa baru-baru ini," tambahnya.

Anwar berharap dengan pertemuan itu hubungan persahabatan dan kerja sama antara Malaysia dengan Indonesia semakin erat.

"Semoga semangat aidilfitri terus memperkuat hubungan persaudaraan dan kerjasama antara Malaysia dan Indonesia atas nama keamanan dan kesejahteraan serantau," imbuhnya.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.