REQNews.com

Lebih Setengah Warga AS Percaya Akan Ada Pembenaran untuk Bunuh Donald Trump

News

Selasa, 08 April 2025 - 22:21

Foto: Russia TodayFoto: Russia Today

Washington, REQNews.com -- Surveri terbaru menyebutkan lebih setengah warga AS yang condong ke kiri percaya akan akan pembenaran atas pembunuhan Presiden Donald Trump.

Temuan mengkhawatirkan ini dilaporkan Network Contagion Research Institute (NCRI), organisasi yang memantau ideologi radilan dan meneliti budaya pembunuhan di AS, Senin 8 April.

NCRI menggelar jajak pendapat untuk menilai apakah warga AS akan memaafkan serangan mematikan terhadap Trump dan kepala efisiensi pemerintahan Elon Musk.

Dari 1.264 responden, 31 dan 38 persen menyatakan setidaknya ada pembenaran atas pembunuhan Musk dan Trump. Angka ini meningkat menjadi 48 dan 55 persen di antara responden yang mengidentifikasi diri sebagai condong ke tengah atau kiri. Di kelompok terakhir, 9,1 persen akan menganggap pembunuhan Musk sepenuhnya dibenarkan, 13,2 persen mengatakan hal serupa pada pada Trump.

Mayoritas repondon, yaitu 57,6 persen, menyatakan penyerangan terhadap dealer Tesla sebagai bentuk protes atas keterlibatan Musk dengan pemerintahan Trum dapat diterima.

Mengomentari temuan jajak pendapat dan klaim bahwa pemimpin Partai Demokrat telah menghasut situasi, Musk mencap organisasi politik itu sebagai partai kekerasan. Sebelumnya, Musk mencirikan serangan pembakaran terhadap bisnis-bisnis yang berafiliasi dengan Tesla sebagai terorisme.

Akhir pekan lalu, ribuan warga AS berbaris di berbagai kota untuk memprotes kebijakan Trump,dan dukungannya terhadap pendekatan Musk untuk mengurangi pengeluarkan pemerintah. Kritikus melabeli kegiatan Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) sebagai perebutan kekuasaan ilegal yang diatur presiden.

Trump lolos dari kematian selama rapat umum kampanye di Butler, Pennsylvania, Juli 2024 lalu, ketika seorang peneumbak melepas proyektil ke arhnya, menewaskan dan melukai berapa pendukung kandidat Republik.

NCRI mengatakan surveinya mengonfirmasi tren yang meresahan yang meluas dalam budaya politik AS, dan menunjukan dukungan terhadap kekerasan berakar pada idoeologi sayap kiri tertentu.

Lembaga itu juga berpendapat ideologi ini memicu memeifikasi Luigi Mangione, tersangka pebunuh CEO UnitedHealthcare Brian Thompson. Sebagian warga AS memandang Mangione, yang dituntut hukuman mati, sebagai pahlawan rakyat.

Tindakan Mangione adalah main hakim sendiri yang dibenarkan terhadap sistem perawatan kesehatan korporat yang kejam.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.