Puluhan Orang Tewas, 1200 Orang Terluka Ketika Bahan Bakar Rudal di Iran Meledak
TEHRAN, REQNews - Lebih dari 1.200 orang mencari bantuan medis setelah ledakan di kota Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan, demikian disampaikan perwakilan resmi pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, pada Minggu.
Jumlah korban tewas akibat ledakan dahsyat di Pelabuhan Shahid Rajaee, Kota Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan, Iran itu bertambah menjadi 40 orang, Minggu 27 April 2025 malam. Ledakan terjadi pada Sabtu 26 April 2025 sekitar pukul 12.00 waktu setempat.
Anggota komisi kesehatan parlemen Iran Mohammad Jamalian mengatakan, jumlah korban bertambah dari sebelumnya 28 orang. Sementara itu, 1.200 orang lebih lainnya luka-luka.
"Bitumen dan bahan kimia di beberapa kontainer menyebabkan kebakaran kedua di bagian timur pelabuhan," kata kepala manajemen krisis Hormizgan, Mehrdad Hassan Zadeh, seperti dilaporkan kantor berita Fars.
Setelah ledakan tersebut, kantor berita IRNA melaporkan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh bahan kimia yang disimpan dengan tidak benar.
Adapun sebelumnya, Sputnik, mengutip The New York Times pada Minggu, menyampaikan bahwa ledakan di pelabuhan Shahid Rajaee, kemungkinan disebabkan oleh bahan bakar rudal padat.
Seseorang yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa yang meledak adalah natrium perklorat, salah satu bahan utama dalam bahan bakar padat untuk rudal.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.