Usai Siswa, Dedi Mulyadi Bakal Didik Pelaku Kriminal di Militer
BANDUNG, REQNews - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bakal menyasar kalangan dewasa, khususnya mereka yang pernah terlibat dalam tindakan kriminal untuk ikut program Pendidikan Karakter, Disiplin, dan Bela Negara yang libatkan TNI.
Dikanal YouTubenya, Dedi Mulyadi menyampaikan rencananya untuk menyasar kalangan dewasa, khususnya mereka yang pernah terlibat dalam tindakan kriminal untuk ikut program yang sama dididik oleh TNI.
Menurutnya, sistem pemidanaan yang ada saat ini belum sepenuhnya efektif dalam memberikan efek jera atau membentuk karakter yang lebih baik.
"Rencana saya ke depan, setelah anak-anak usia sekolah ini berhasil, maka yang mabuk itu banyak anak remaja, anak dewasa. Yang tawuran juga banyak orang dewasa. Ternyata pidana tidak cukup untuk menyadarkan mereka. Dipidana, prosesnya lama, perlu biaya. Ditahan asalnya mabuk doang, ketika masuk lapas kalau ada kriminalnya, pulangnya jadi nyuri karena jadi pintar," kata Dedi, dikutip Senin 5 mai 2025.
Ia menilai, lembaga pemasyarakatan (lapas) kadang justru menjadi tempat berkembangnya ilmu kriminal yang baru.
"Di lapas ini kadang-kadang orang bukan tambah baik, mereka dapat ilmu baru. Tadinya nyuri ayam, keluar dari lapas besoknya nyuri sapi," tambahnya.
Dedi juga mengusulkan konsep baru yang memadukan pendidikan karakter dengan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui program karya bakti pembangunan.
"Gubernur, bupati kan punya program karya bakti pembangunan. Orang-orang dewasa yang ikut pelatihan itu nanti bekerja. Ikut bangun jalan, bangun irigasi, jadi tukang tembok, tukang mikul, tukang macul. Upahnya dibayarkan ke keluarganya. Bapaknya dididik di komplek militer, keluarganya dijamin oleh pekerjaan yang bapaknya lakukan. Negara harus begitu," tutupnya.
Program ini diharapkan mampu membentuk kedisiplinan dan memperbaiki perilaku tidak hanya di kalangan pelajar, tetapi juga di kalangan dewasa yang membutuhkan pembinaan khusus.
Seperti diketahui, saat ini 39 siswa tingkat SMP dari Purwakarta yang dinilai memiliki masalah perilaku melaksanakan Program Pendidikan Karakter, Disiplin, dan Bela Negara digelar di Markas Resimen Artileri Medan (Menarmed) 1/Sthira Yudha Kostrad, Purwakarta.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.