REQNews.com

Begini Cerita Kabareskrim Ngaku Ditawari Judi Online Lewat Pesan di Hp

News

Saturday, 10 May 2025 - 15:01

Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada (Foto: Hastina/REQnews)Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada menceritakan bahwa dirinya pernah mendapatkan tawaran bermain judi online (judol) melalui handphone (Hp). 

"Jangankan masyarakat, kadang-kadang di handphone saya aja masuk orang menawarkan judi, slot judi," kata Wahyu dalam keterangannya dikutip pada Sabtu 10 Mei 2025. 

Usai menerima pesan tersebut, Wahyu pun mengaku langsung mengirimkan tawaran tersebut kepada Direktorat Sibernya untuk ditindaklanjuti. 

Sehingga menurutnya, tawaran bermain judol bisa menyasar siapa saja tanpa pandang bulu. Termasuk kepada dirinya yang merupakan pejabat tinggi di kepolisian. 

"Nah ini gimana nih? Ya tinggal saya kirim aja ke Direktorat Siber. Mereka (pelaku) nnggak tahu kalau saya Kabareskrim, dikirim ke Direktorat Siber. Artinya mereka menyasar siapa saja, ini kan ngacak, siapa saja bisa ditawarin," kata dia. 

Lebih lanjut, jenderal bintang tiga Polri itu mengatakan bahwa salah satu yang menjadi perhatian adalah generasi muda. Karena menurutnya, masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. 

"Kalau pemuda-pemudinya, generasi mudanya memiliki kompetensi dan memiliki integritas kemudian nasionalisme yang tinggi, Indonesia emas tahun 2045 insyaallah akan kita capai," kata dia. 

Ia mengatakan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus untuk memerangi judi online. Termasuk dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. 

"Pak Kapolri juga senantiasa menyampaikan kepada kami untuk terus melakukan pemberantasan judi online ini," kata dia. 

"Beliau menyampaikan bahwa Polri tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku judi online di negeri ini, tidak ada toleransi untuk judi online, kami akan kejar, tangkap, dan tidak siapa pun yang terlibat," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.