REQNews.com

Konglomerat Vietnam Bangun Kereta Cepat Hanoi-Ho Chi Minh dengan Biaya Rp 1.103 Triliun

News

Jumat, 16 Mei 2025 - 21:08

Foto: The StarFoto: The Star

Hanoi, REQNews.com -- Vingroup, konglomerat terbesar Vietnam, Jumat 16 Mei mengatakan telah mengajukan proposal pembangunan kereta cepat Hanoi-Ho Chi Minh City dengan biaya 61 miliar dolar AS, atau Rp 1.001 triliun.

Membentang sejauh 1.500 kilometer, kereta cepat akan menghubungkan ibu kota Vietnam dengan pusat bisnis, dan mengurangi perjalanan kereta api dari 30 jam menjadi lima jam.

Pemerintah Vietnam optimistis pembangunan kereta cepat akan mendorong pertumbuhan, dan mengangkat reputasi Vietnam di mata investor asing. Menariknya, pemerintah Vietnam akan sebisa mungkin tidak menggunakan hutang luar negeri.

Vinspeed, perusahaan baru dibentuk sebagai bagian Vingroup, mengatakan proyek ini akan menelan 61 miliar dolar AS. Pengerjaan dimulai Desember 2025 dan diharapkan selesai 2030, atau lima tahun lebih cepat dari yang ditetapkan sebelumnya.

Perusahaan akan berkomitmen memobilisasi 20 persen dari total moda, atau setara 12,27 miliar dolar AS, dan mengusulkan pinjaman tanpa bunga dari negara sebesar 80 persen dari total biaya.

Seluruh biaya tidak termasuk kompensasi pembebasan lahan warga di sepanjang jalur kereta cepat.

"Kami akan mengerahkan upaya terbaik kami untuk mewujudkan proyek ini, dan membayar pinjaman tepat waktu," kata Dao Thuy Van, wakil direktur Vinspeed. "Proposal Vinspeed akan secara signifikan mengurangi tekanan terhadap anggaran negara."

Majelis Nasional Vietnam taun 2010 membatalkan proyek kereta cepat, yang saat itu diperkirakan menelan biaya 56 miliar dolar, karena khawatir terlalu mahal. Sebab, Vietnam tidak akan menggunakan pinjaman luar negeri.

Setelah rapat 12 Mei lalu, beberapa kementerian dan lembaga menyuambut baik dan mendukung usulan Vingroup. Pemerintah juga ingin mencapai keputusan sebelum 22Mei, yang kemudian disahkan Majelis Nasional.

Vingroup, konglomerat Vietnam dengan bisnis menggurita, mulai dari layanan kesehatan, real estat, pendidikan, sampai teknologi tinggi. Mereka membuat mobil listrik VinFast dan terdaftar di bursa saham Nasdaq.

Perusahaan konglomerat ini dimiliki pribumi Vietnam bernama Pham Nhat Vuong.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.