REQNews.com

Donald Trump Berencana Pindahkan Satu Juta Warga Gaza ke Libya

News

Saturday, 17 May 2025 - 21:40

Foto: Russia TodayFoto: Russia Today

Washington, REQNews.com -- Pemerintah Presiden AS Donald Trump dikabarkan sedang menyusun rencana merelokasi permanen satu juta warga Gaza ke Libya.

NBC News, mengutip sumber-sumber terpercaya, melaporkan Libya bersedia menerima waga Palestina jika AS mencairkan 30 miliar dolar AS dana milik negara Afrika Utara itu. Gedung Putih membantah laporan NBC News.

Sejak menjabat presiden AS, Januari lalu, Trump berulang kali mengatakan AS siap mengambil alih kendali Gaza dan mengubahnya menjadi tempat peristirahatan di Laut Mediteranea.

Gagasan itu menghadapi tantangan keras dari negara-negara Timur Tengah, tapi disambut antusias oleh Israel. Rencana Trump dianggap melanggara hukum internasional, tapi gagasan Trump akan membuat Israel leluasa menjarah tanah-tanah lainnya.

Washington masih membahas rencana ini dengan sejumlah pemimpin Libya, tapi tidak jelas dengan siapa AS berunding. Sebab, Libya saat saat ini masih kacau balau sejak penggulingan Muammar Gaddafi tahun 2011.

Libya terpecah ke dalam dua pemerintahan. Pertama, Pemerintah Persatuan Nasional yang berpusat di Tripoli. Kedua, Aparat Pendukung Stabilitas (SSA) yang diakui PBB dan berpusat di Tobruk.

Abdulghani al-Kikli, kepala pemerintahan SSA, dibunuh Senin lalu. Bentrok senjata kedua pemerintahan pecah. Departemen Luar Negeri AS menyarakan warga AS tidak bepergian ke Libya.

Menurut NBC, belum ada kesepakatan akhir soal rencana pemindahan warga Palestina dari Gaza. Sedangkan Israel masih terus membunuh sebanyak mungkin warga Gaza dalam operasi darat skala besar.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.