REQNews.com

Kejinya Yanti Rustini, Wanita Cianjur Ini Tega Mutilasi Ibu dan Anak Kandung Berusia 3 Tahun

News

Tuesday, 20 May 2025 - 16:00

Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

CIANJUR, REQNews - Teka teki kasus penemuan tengkorak manusia di area perkebunan Kampung Cikadondong, Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur akhirnya terungkap. Ternyata Tengkorak tersebut adalah Siti Nurhayati.

Siti Nurhayati dibunuh dan dimutilasi oleh anak perempuannya bernama Yanti Rustini.

Tidak hanya membunuh ibu kandung, pelaku Yanti Rustini juga tega membunuh anak kandungnya, Lilis  yang baru berumur tiga tahun.

Yanti tidak sendirian melakukan aksi kejinya terhadap sang ibu dan anaknya. Dia dibantu sang ayah, Cahya.

keduanya secara keji memutilasi, membakar dan menguliti jasad kedua korban.

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha mengungkapkan, pelaku Yanti merupakan otak dari pembunuhan sadistis tersebut.

“Pelaku Yanti dibantu ayahnya, Cahya, memutilasi dan membakar serta menguliti jasad korban,” ungkapnya, Senin 19 Mei 2025.

Kemudian sebagian jasadnya dibuang ke sejumlah tempat seperti di area perkebunan dan sungai

Kapolres mengungkapkan, terbongkarnya kasus tersebut, setelah adanya laporan dari warga yang menemukan tengkorak manusia di area perkebunan saat membersihkan rumput. Di hari yang sama, juga di tempat lainnya ditemukan dua potongan tangan dan kaki.

Petugas mencurigai dua orang yang aktivitasnya tertutup dari warga. Saat petugas mendatangi rumahnya, terdapat bau busuk menyengat dan ditemukan sisa-sisa bagian tubuh korban yang masih tersisa direndam di dalam air dan sebagian sudah dikuliti.

Selain itu, ditemukan bagian tubuh korban yakni anak kandung pelaku yang sudah dibakar.

Tidak hanya itu, pelaku juga sempat mendokumentasikan jasad Lilis, ibu kandungnya dengan telepon selulernya untuk menjadi bukti kenang-kenangan kepuasan dendamnya terlampiaskan.

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto mengatakan, kejadian tersebut murni pembunuhan berencana dan Yanti merupakan otak dari aksi sadis tersebut.

Pelaku sudah dipenuhi dengan rasa dendam kepada ibunya, sehingga nekat menghabisi nyawa ibunya dengan cara dicekik terlebih dahulu saat tengah tertidur. Anak kandungnya juga agar tidak berisik turut dihabisi dengan cara yang sama.

Yanti kemudian bersekongkol dengan ayahnya dengan memberikan emas hasil curian milik korban.

Yanti meminta ayahnya untuk membantu menghilangkan jejak dengan secara bersama-sama memutilasi, membakar dan menguliti jasadnya, bahkan sisa potongan jasad korban lainnya pelaku merendamnya di dalam rumah.

Kepada polisi, Yanti mengaku tega membunuh dan memutilasi ibunya karena dendam dan sakit sakit hati sejak masih kecil hingga sudah memiliki satu anak tidak pernah mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari korban.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.