Bareskrim Bakal Gelar Perkara Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Pekan Ini
JAKARTA, REQnews - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menjadwalkan gelar perkara terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pekan ini.
"Tindak lanjut berikutnya penyidik akan melakukan gelar perkara pada minggu ini," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa 20 Mei 2025.
Seperti diketahui, ekspose atau gelar perkara ini dilakukan untuk menentukan apakah terdapat unsur pidana atau tidak, agar kasus tersebut bisa naik ke tahap penyidikan.
Trunoyudo mengatakan bahwa ekspose dilakukan setelah penyelidik menerima hasil laboratorium forensik dua ijazah Jokowi yaitu di SMAN 6 Solo dan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM).
"Proses penyelidikan secara simultan dan berkesinambungan masih berlangsung. Tahapan tentu dilakukan secara prosedural dan profesional kemudian juga menunggu hasil dari laboratorium forensik," katanya.
Jenderal bintang satu Polri itu mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan proses penyelidikan secara terbuka dan transparan kepada publik.
"Apa yang dihasilkan dalam proses penyelidikan akan disampaikan secara terbuka dan transparan," ujarnya.
Diketahui, Jokowi hadir di Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan terkait dengan laporan dugaan ijasah palsu. Ia mengaku dicecar sebanyak 22 pertanyaan soal ijasah hingga skripsi oleh penyelidik Bareskrim Polri pada Selasa 20 Mei 2025.
Dittipidum Bareskrim Polri sebelumnya menyatakan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan ijasah palsu Jokowi.
Aduan tersebut dilayangkan oleh Ketua TPUA Egi Sudjana pada 9 Desember 2024 dan diterima sebagai Laporan Informasi dengan Nomor: LI/39/IV/RES.1.24./2025/Direktorat Tindak Pidana Umum pada 9 April 2025.
Jokowi melalui adik iparnya, Wahyudi Andrianto telah menyerahkan ijasah SMA dan kuliah dari Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada Bareskrim Polri untuk dilakukan uji Laboratorium Forensik pada Jumat 9 Mei 2025 lalu.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
