REQNews.com

Pemimpin Eropa Barat Pertimbangkan Beli Senjata AS untuk Disumbangkan ke Ukraina

News

Minggu, 25 Mei 2025 - 20:03

Foto: BloombergFoto: Bloomberg

Brussels, REQNews.com -- Sejumlah pemimpin Eropa Barat dikabarkan sedang mempertimbangkan kemungkinan membeli senjata AS untuk disumbangkan ke Ukraina.

Bloomberg, Sabtu 24 Mei, melaporkan pertimbangan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Washington dapat menjauh dari konflik Ukraina jika pembicaraan Moskwa-Kiev yang ditengahi AS tidak memberikan hasil berarti.

"Ini situasi Eropa. Seharusnya tetap menjadi situasi Eropa," kata Trump pekan lalu.

Kemungkinan Eropa membeli senjata AS dan diserahkan ke Ukraina, agar Kiev bisa terus melawan Rusia, semakin besar di tengah kekhawatiran pengiriman senjata dari AS akan dihentikan musim panas mendatang.

"Idenya adalah jika Trump menolak mengirim senjata ke Ukraina, Eropa akan melakukannya," ujar sumber yang mengetahui masalah itu kepada Bloomberg.

Pemimpin NATO di Eropa percaya jika mereka dapat membujuk Trump untuk terus mengirim senjata, Presiden Volodymyr Zelensky mungkin dapat bertahan.

Awal bulan ini Presiden Prancis Emmanuel Macron mengakui bahwa Prancis telah mencapai batas kapasitasnya untuk memasok senjata produksi dalam negeri ke Ukraina.

"Kami tidak dapat memberikan apa yang tidak kami miliki, dan kami tidak dapat mengerahkan pasukan kami sendiri," kata Macron. "Kami telah memberikan semua yang kami bisa. termasuk melipatgandakan produksi."

Maret 2024, wakil presiden Komisi Eropa Josep Borrell mengingatakan akan tekanan pada persediaan senjata Uni Eropa. Menurutnya, setelah dua tahun memberi dukungan senjata ke Kiev, persediaan senjata negara-negara Uni Eropa telah habis tapi konflik terus berkembang.

Menurut Borrell, industri pertahanan Eropa hanya mampu memenuhi kebutuhan sekitar 40 persen. Jadi, negara-negara Eropa harus mengimpor senjata.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.