REQNews.com

Hak Asasi Para Petani kini

News

Minggu, 23 Desember 2018 - 15:01

Petani di India (Foto : fee.org)Petani di India (Foto : fee.org)

JAKARTA, REQnews - Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang ke-73 di New York, Amerika Serikat, November 2018 lalu, berhasil menyepakati sekaligus mengesahkan Deklarasi PBB tentang Hak-hak Petani dan pihak lainnya yang bekerja di pedesaan. Adalah La Via Campesina (LVC) dan sejumlah gerakkan sosial dan organisasi lainnya di berbagai kawasan dan berbagai negara seperti FIAN dan CETIM yang telah memperjuangkannya beberapa tahun belakangan ini.

Pada saat pengambilan keputusan untuk pengesahan deklarasi, dari 193 negara anggota, sebanyak 121 negara yang setuju, 54 negara yang abstain dan 8 negara yang menolak, di antaranya Amerika Serikat dan Inggris. Deklarasi ini merupakan kemenangan sekaligus babak baru bagi para petani, dan komunitas-komunitasnya terkait lainnya.

"Deklarasi ini amat penting demi menjamin dan mewujudkan hak-hak petani dan pekerja lainnya di daerah pedesaan. Kami mendesak semua negara untuk mewujudkan deklarasi ini dengan hati-hati dan transparan, menjaminkan para petani dan masyarakat pedesaan untuk memiliki akses atas tanah, benih, air dan sumber daya alam lainnya. Sebagai petani kita membutuhkan perlindungan dan penghormatan terhadap nilai-nilai kita dan peran kita dalam masyarakat untuk mencapai kedaulatan pangan," ungkap seorang petani dan Zimbabwe dan Koordinator Umum La Via Campensina, Elizbeth Mpofu,

Lebih lanjut, Mpofu, mengatakan, para petani di seluruh dunia, di masing-masing negara akan bergerak dan bergandengan tangan untuk melobi pemerintah masing-masing agar mengakui sekaligus mendukung hak-hak petani. Deklarasi ini diharapkan dapat menjadi payung hukum yang menjadi acuan para petani dan komunitasnya, pemerintah dan penegak hukum untuk melindungi para petani dari segala macam bentuk kriminalisasi terhadap petani, pelanggaran hak para petani, perampasan tanah, pengusiran paksa, diskriminasi gender, kurangnya perlindungan sosial dan lainnya.(Bos)



Redaktur :

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.