REQNews.com

Balas Donald Trump, Chad Larang Warga AS Masuk Negaranya

News

Monday, 09 June 2025 - 14:00

Peta Negara Chad (Foto:Istimewa)Peta Negara Chad (Foto:Istimewa)

KIGALI, REQNews - Negara Afrika, Chad membalas Amerika Serikat (AS) dengan melarang warga itu masuk ke negaranya.

Presiden Chad Mahamat Idriss Deby membalas dengan menghentikan penerbitan visa bagi warga AS.

"Saya telah menginstruksikan pemerintah untuk bertindak sesuai dengan prinsip timbal balik dan menghentikan penerbitan visa bagi warga Amerika Serikat," kata Deby, dalam posting-an di media sosial X, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia menegaskan harga diri dan martabat Chad tak bisa dihargai dengan materi.

"Chad tidak punya pesawat untuk dihadiahkan atau miliaran dolar untuk diberikan, tapi punya martabat dan harga diri," ujarnya.

Trump pada Rabu pekan lalu meneken proklamasi larangan masuk terhadap warga dari 12 negara. Dia berdalih langkah tersebut bertujuan untuk melindungi AS dari ancaman teroris asing serta keamanan lainnya.

Aturan Trump tersebut berlaku efektif mulai Senin 9 Juni 2025 waktu AS.

Negara-negara yang terkena dampak adalah Afghanistan, Myanmar, Chad, Kongo, Guinea Ekuatorial, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman.

Selain itu AS juga membatasi ketat masuknya warga dari tujuh negara, yakni Burundi, Kuba, Laos, Sierra Leone, Togo, Turkmenistan, dan Venezuela.

Dia menambahkan, daftar tersebut bersifat dinamis, bisa direvisi termasuk ada penambahan negara.

Negara-negara yang menjadi sasaran dianggap sebagai tempat berlindung teroris dalam skala besar. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.