REQNews.com

Seniman Muda Liffi Wongso Mengaku Karya Desainnya Dicuri Perusahaan Cina

News

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:00

Seniman Muda Liffi Wongso (Foto:Istimewa)Seniman Muda Liffi Wongso (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Seniman Muda Liffi Wongso mengaku karya desainnya dicuri oleh beberapa perusahaan Cina. Bahkan, ilustrasi buatannya telah diproduksi secara massal dan dijual ke berbagai negara.

Melalui akun media sosial, Liffi Wongso membagikan kisah perjuangan hak atas karyanya yang dicuri dan diperjualbelikan.

Berawal dari dirinya yang membuat desain gambar untuk hampers eksklusif brand tanah air.

“Beberapa tahun kemudian aku ketemu gambarku di Amazon, Walmart, Shein, Shopee, dan masih banyak online shop lainnya di seluruh negara,” tulisnya di akun X @Liffi_wongso, dikutip Rabu 11 Juni 2025.

Lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) ini menuturkan, desainnya tersebut telah dicetak secara massal di berbagai produk di Cina.

"Saya tidak bisa mengambil tindakan hukum terhadap pelaku di Cina, mereka bener-benar tidak terjangkau," ungkapnya.

"Jadi satu-satunya hal yang bisa saya lakukan sebagai Gen Z adalah membuat video marah di TikTok, " lanjutnya.

Video yang dibuatnya pun viral dengan jutaan tayangan. Liffi Wongso mengaku tidak menyangka dirinya mendapatkan dukungan yang besar dari warganet.

"Serius, saya tidak menyangka video saya akan viral dengan 1,8 juta tayangan, tapi itulah cara dari justice for artists menemukan saya," ungkapnya.

Selama hampir 6 bulan Liffi Wongso berjuang akhirnya dirinya berhasil mendapatkan hak desainnya kembali.

"Jujur rasanya seperti kemenangan kecil dalam kekacauan besar," ujarnya bahagia.

Namun hingga sekarang karyanya yang dicuri masih ada di Cina dan beberapa negara lainnya.

"Tapi setidaknya suaraku didengar," ujarnya.

Liffi Wongso berharap video yang dia buatnya ini membantu seniman lain yang memiliki nasib yang sama untuk turut bersuara juga.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.