REQNews.com

Usai Bombardir Iran, Trump Telepon Netanyahu Sebut Upaya Kesepakatan Damai dengan Iran

News

Monday, 23 June 2025 - 18:02

Presiden AS Donald Trump (istimewa)Presiden AS Donald Trump (istimewa)

WASHINGTON DC, REQNews – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak ingin melanjutkan serangan terhadap Iran dan berniat mengupayakan kesepakatan damai dengan Tehran, lapor Axios, Minggu, 22 Juni 2025 mengutip seorang pejabat Amerika.

Sebelumnya AS melakukan serangkaian serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.

Media tersebut melaporkan bahwa Trump menghubungi kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu sesaat setelah serangan, memberitahukan hasilnya, dan menyatakan bahwa tujuan berikutnya adalah mengejar kesepakatan damai dengan Iran.

“Presiden tidak ingin melanjutkan serangan. Ia siap jika Iran melakukan serangan balasan, tetapi ia sudah menyampaikan kepada Netanyahu bahwa ia menginginkan perdamaian,” kata pejabat tersebut.

Seorang pejabat Israel juga mengonfirmasi sikap Trump, “Amerika sudah menyampaikan dengan jelas bahwa mereka ingin mengakhiri putaran ini. Mereka tidak keberatan jika kami melanjutkan serangan, tapi untuk mereka, sudah cukup.”

AS menyerang fasilitas nuklir Iran menggunakan enam bom penembus bunker (bunker-buster) yang dijatuhkan ke fasilitas Fordow dengan pesawat siluman B-2, serta meluncurkan puluhan rudal jelajah dari kapal selam ke fasilitas di Natanz dan Isfahan.

Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Angkatan Udara Dan Caine, mengatakan lebih dari 125 pesawat AS terlibat dalam misi tersebut, termasuk pesawat pengebom siluman, jet tempur, pesawat pengisian bahan bakar, kapal selam peluncur rudal, dan pesawat pengintai. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.