REQNews.com

Rusia Tak Yakin Gencatan Senjata Iran-Israel Bertahan Lama

News

Wednesday, 25 June 2025 - 15:00

Bendera Rusia (Foto:Istimewa)Bendera Rusia (Foto:Istimewa)

MOSKOW, REQNews - Rusia tidak yakin gencatan senjata antara Iran dan Israel bertahan lama. Meski demikian Rusia mendukung gencatan senjata tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov. Ia menegaskan negaranya mendukung gencatan senjata tersebut, meski sulit untuk memastikannya bisa bertahan lama.

Seperti diketahui, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengajukan proposal gencatan senjata kepada Iran dan Israel yang disetujui kedua pihak, Selasa 24 Juni 2025.

"Sangat sulit untuk membuat kesimpulan akhir sekarang dan mendapat gambaran yang jelas," kata Lavrov, seperti dikutip dari Sputnik.

Dia menambahkan, Trump bisa meyakinkan Israel untuk menyetujui gencatan senjata, bahkan menetapkan penghentian perang tanpa batas waktu. Di sisi lain, Qatar selaku mediator, juga berhasil menjalankan peran serupa dengan membujuk Iran.

"Tetapi setelah diumumkan, ada laporan tentang serangan, tentang saling serang antara Israel dan Iran. Oleh karena itu, janganlah kita membuat kesimpulan tergesa-gesa berdasarkan informasi yang terpisah-pisah," ujarnya.

Rusia menandatangani perjanjian kemitraan strategis dengan Iran pada Januari, mencakup perjanjian militer.

Sebelumnya Rusia mengutuk serangan Israel dan AS terhadap Iran dengan menyebutnya sebagai tindakan ilegal dan tidak beralasan.

Iran lalu membalas serangan terhadap fasilitas nuklirnya dengan menggenpur pangkalan militer AS di Qatar pada Senin malam. Trump menyebut serangan balasan itu lemah, namun berterima kasih kepada Iran yang telah memberi tahu beberapa jam sebelumnya mengenai serangan tersebut.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.